REKOMKITA-Club bola Sriwijaya FC yang bermarkas di kota Palembang ini bermasalah dengan pemain dan ofisial, kata pemain Sriwijaya FC jika manajemen tidak segera mencarikan solusi tuggakan gaji selama dua bulan pada pemain, pelatih dan ofisial.
Pemain Sriwijaya FC bakal sepakat membawa kasus tunggakan gaji selama dua bulan ke Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).
Salah satu pemain yang meminta namanya dirahasiakan membenarkan hal tersebut. Jika kesabaran para pemain habis, tidak menutup kemungkinan untuk membawa permasalahan tunggakan gaji dua bulan ini ke APPI.
APPI sebelumya juga sempat menerima aduan dari klub Liga 2 Kalteng Putera. Seperti diberitakan sebelumnya, Salah satu pemain Sriwijaya FC yang enggan namanya dipublikasikan ketika dikomfirmasi media viralsumsel membenarkan kabar tersebut.
Baca Juga: Shin Tae-yong Apresiasi Perjuangan Skuad Garuda Ketika Menghajar Vietnam 3-0
Wajar jika pemain, ofisial dan pelatih, Sriwijaya FC sudah menagih haknya pada manajemen. Menginggat kompetisi Liga 2 2023-2024 sudah selesai sejak 9 Maret 2024.
Sriwijaya FC sendiri sudah menyelesaikan perjuangannya pada 2 Februari 2024. Hasilnya dengan kerja keras semua pemain, ofisial dan pelatih, Sriwijaya FC aman dari ancaman degradasi atau turun kasta ke Liga 3.
Penunggakan gaji juga dirasakan para pemain, ofisial dan pelatih tim Sriwijaya FC yang belum sama sekali menerima upah sejak Januari 2024.
“Kami semua sudah pulang ke rumah masing-masing sejak laga terakhir lalu dan sejauh ini kami belum ada pertemuan dengan manajeman tim,” terangnya
Baca Juga: Pro Kontra Netizen Terhadap Hokky Caraka Dimainkan pada Menit Awal oleh Shin Tae-yong
Sumber : Viralsumsel