REKOMKITA - Rafael Struick terkena akumulasi kartu kuning karena di dua pertandingan sebelumnya mendapat kartu kuning.
Pada pertandingan berikutnya Rafael Struick tidak dapat membela Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23 di laga semi final.
Rafael Struick membuat pelatih Shin Tae-yong harus memilih antara Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka.
Kedua striker muda ini memiliki statistik impresif di liga domestik dan timnas.
Sananta, 21 tahun, telah mencetak 8 gol dari 23 pertandingan bersama Persis Solo. Sedangkan Caraka, 19 tahun, mengemas 4 gol dan 2 assists dari 27 laga di PSS Sleman.
Di level timnas, Sananta lebih berpengalaman. Dia telah mengoleksi 5 gol dari 10 pertandingan di Timnas Indonesia senior dan 4 gol dari 8 pertandingan di U-23. Caraka, di sisi lain, baru mencetak 2 gol di timnas senior dan 1 gol di U-23.
Secara statistik, Sananta memiliki keunggulan. Dia juga memiliki kemampuan holding ball yang baik, cocok untuk menggantikan peran Struick. Namun, Caraka tidak boleh diremehkan. Dia merupakan striker muda yang potensial.
Keputusan akhir ada di tangan Shin Tae-yong. Dia harus mempertimbangkan berbagai faktor sebelum memilih siapa yang akan tampil di pertandingan penting ini.