REKOMKITA - Pengamat sepak bola Tanah Air, Ronny Pangemanan, mengungkapkan bahwa Jairo Riedewald sulit untuk memperkuat Timnas Indonesia. Bung Ropan, sapaan akrab Ronny, mengontak langsung Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang mengonfirmasi hal tersebut.
Dalam percakapan via chat yang ditampilkan oleh Bung Ropan, Erick Thohir menyatakan bahwa sulit untuk memproses naturalisasi Jairo Riedewald, gelandang yang meninggalkan Crystal Palace per 1 Juli 2024.
Namun, ada kabar baik lainnya, PSSI masih berusaha keras mendatangkan Kevin Diks (FC Copenhagen) dan Ole Romeny (FC Utrecht). "Kalau Jairo itu berat (untuk dinaturalisasi). Kalau Kevin Diks dan Ole Romeny masih diusahakan. Semoga semuanya berjalan dengan baik," kata Bung Ropan.
Alasan Jairo Riedewald sulit untuk dinaturalisasi kemungkinan besar karena ia pernah mengemas tiga caps bersama Timnas Belanda senior pada 2016.
Meskipun Erick Thohir tidak mengungkapkan alasan pastinya, kemungkinan besar pengalaman Jairo di Timnas Belanda menjadi hambatan.
Jika kabar ini benar, tentu sangat disayangkan, karena pemain sekaliber Jairo Riedewald sangat dibutuhkan untuk mengisi lini tengah Timnas Indonesia.
Dalam formasi 3-4-3 racikan Shin Tae-yong, Jairo bisa berkolaborasi dengan gelandang berkelas milik Timnas Indonesia, Thom Haye.
Kehadiran Jairo diperlukan untuk mengawal lini tengah skuad Garuda saat menghadapi babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang dimulai September 2024.
Sekarang, harapannya adalah PSSI dapat mencari pemain diaspora alternatif. Banyak yang berharap, Timnas Indonesia memiliki skuad yang lebih kuat saat berlaga di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada September 2024 hingga Juni 2025.