REKOMKITA- Pilkada Sumsel 2024 yang akan dihelat pada akhir tahun ini tensinya mulai menaik ke permukaan.
Sejauh ini, ada tiga bakal pasangan calon (Paslon) yang muncul ke publik untuk berkontestasi dalam Pilkada Sumsel 2024.
Adapun tiga nama bakal Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada Sumsel 2024 yang muncul ke publik, yakni Herman Deru-Joncik Muhammad (HD-JM), Mawardi Yahya-Harnojoyo (MY-HJ) dan Paslon Heri Amalindo-Popo Ali (HAPAL).
Herman deru sendiri adalah mantan Gubernur Sumsel periode 2018-2023. Joncik Muhammad Bupati Empat Lawang periode 2018-2023. Sementara, Mawardi Yahya adalah Wakil Gubernur Sumsel 2018-2023. Harnojoyo adalah Eks Walikota Palembang dua periode.
Paslon lainnya, Heri Amalindo adalah Bupati Kabupaten PALI periode 2016-2020, 2021-sekarang). Popo Ali adalah Bupati OKU Selatan dua periode yang menjabat sejak 2016 lalu hingga sekarang.
Meskipun nama-nama Bakal Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel tersebut belum final, namun tiga kandidat sejatinya memiliki kans besar masing-masing untuk memenangkan hajatan demokrasi langsung kali ke empat bagi masyarakat di Bumi Sriwijaya. Pasalnya, ketiga bakal Paslon memiliki basis massa dan logistik yang sama-sama mumpuni.
Baca Juga: Duet Maut Heri Amalindo-Popo Ali, Prediksi Anggota DPRD Sumsel ini di Tahun 2022 Lalu Jitu!
Pengamat Politik Sumsel, Fatkurohman menganalisis, jika Pilgub Sumsel 2024 atmosfernya mirip dengan Pilgub 2008 silam.
Dimana Pilgub pertama yang digelar di Sumatera Selatan ketika itu, petahana (Syahrial) tidak lagi menjabat karena aturan UU pilkada yang mengharusnya petahana mundur jika maju kembali.
"Bedanya saat ini petahana habis masa jabatan, dan harus dijabat oleh Penjabat. Ini yang membuat atmosfer pilgub 2024 bisa dinamis," ujar Pengamat Politik yang juga Direktur Public Trust Institute Sumsel, Bung Fatkurohman (FK) saat dihubungi Klikanggaran.com, Selasa, 28 Februari 2023.
Menurut Bung Fatkur, peluang petahana dan penantang sama-sama terbuka lebar untuk bisa memenangkan Pilgub Sumsel.
"Bedanya saat ini petahana habis masa jabatan, dan harus dijabat oleh Penjabat. Ini yang membuat atmosfer pilgub 2024 bisa dinamis," ujar Pengamat Politik yang juga Direktur Public Trust Institute Sumsel, Bung Fatkurohman (FK) saat dihubungi Klikanggaran.com, Selasa, 28 Februari 2023.
Menurut Bung Fatkur, peluang petahana dan penantang sama-sama terbuka lebar untuk bisa memenangkan Pilgub Sumsel.
Artikel Terkait
Peringkat Timnas Indonesia Naik Melesat dari 142 Dunia Menjadi 134, Usai Dua Kali Menang Dari Vietnam
Timnas Indonesia Mengukir Sejarah FIFA, Peringkat Terbaik Selama Tiga Belas Tahun Terakhir
Media Korea "Nate" Menyoroti Perkembangan Sepak Bola Indonesia yang Dilatih Shin Tae-Yong
Duet Maut Heri Amalindo-Popo Ali, Prediksi Anggota DPRD Sumsel ini di Tahun 2022 Lalu Jitu!
Mengapa Pentingnya Belajar dan Pendidikan ? Apalagi Pada Usia Belajar, Baca Artikel Berikut Agar Faham!
Ramadhan Berbagi, PHE Jambi Merang Santuni Anak Yatim
Pengaruh Lingkungan Ataupun Pergaulan Terhadap Perilaku Manusia Baik itu Anak-anak, Remaja, Maupun Orang Dewasa
Media China Menyebut Skuad Timnas Indonesia akan Menjadi Raja di Asia Tenggara
Waspada Diabetes, Gaya Hidup Anak Zaman Sekarang yang Suka Minum Berpemanis Kemasan