"Sanggup anda keluarkn kata-kata yang menghinakan seperti itu pada mereka, seperi anda menghinakan guru-guru yang melakukan studi tour?" tanyanya.
Afni Wahyuni merasa guru direndahkan dengan kejadian ini.
"Kenapa guru itu bangsa rendah buat anda, buat anda guru bangsa yang mudah untuk direndahkan, hari ini sudah gada harga diri! " protesnya.
Baca Juga: Inilah kronologi Ebrahim Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter yang Jatuh
"Kalian pikir kalian yang bersedih? Emangnya kesedihan hanya milik anda? Kami juga bersedih, Indonesia juga bersedih! " tegasnya.
Afni bersedih tuduhan kecelakaan itu kepada guru-guru.
Selanjutnya pernyataan Afni Wahyuni melebar membahas krisis etika dan adab yang dialami negara Indonesia.
Semakin melebar lagi dirinya menyebut Indonesia akan dipimpin oleh orang yang tak beradab dan tak beretika.
Baca Juga: Tengok Ruben Onsu, Ekpresi Sarwendah jadi Sorotan
Afni Wahyuni juga mempertanyakan adanya keinginan netizen yang ingin menghapus sekolah dan guru.
Bagi Afni Wahyuni komentar netizen lewat jari-jari sudah keterlaluan.
"Masih kurang gaji dari pemerintah? " ujar Afni membacakan komentar netizen.
Baca Juga: Sesaat Setelah Jatuh di BSD, Pesawat Latih Hancur Berantakan, Pilot Terlempar
Afni Wahyuni merasa tersinggung karena masih banyak guru yang memiliki penghasilan 200-300 ribuan rupiah namun tetap mengajar.
Afni keberatan netizen menyamakan kasus acara perpisahan yang mengharuskan siswa bayar ikut atau tidak untuk semua guru.