sulawesi-utara

Jasa Raharja Sulut Salurkan Santunan Rp12,57 Miliar kepada 576 Korban Kecelakaan hingga Juni 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:35 WIB
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulut, Ni Made Ayu Mulidyawati bersama Kaban Bapenda Sulut, Bapenda Manado dan Kasie STNK Ditlantas Polda dalam giat talkshow beberapa hari lalu. (dok.istimewa)

Rekomkita - Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Utara menyalurkan santunan sebesar Rp12.579.722.872 kepada 576 korban kecelakaan lalu lintas, baik korban luka-luka maupun meninggal dunia, hingga Juni 2026. 

Data tersebut menjadi dasar penguatan upaya pencegahan kecelakaan melalui sinergi bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ).

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Utara, Ni Made Ayu Mulidyawati, mengatakan upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, Dinas Perhubungan, akademisi, komunitas, hingga masyarakat.

Baca Juga: Tokoh Gerindra Dorong Fighter Aprilian Maju di Pilkada Minsel

‎"Upaya pencegahan kecelakaan membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah daerah, kepolisian, Dinas Perhubungan, akademisi, komunitas, serta masyarakat," ujar Ni Made Ayu, Senin (13/7/2026).

Menurut dia, melalui FLLAJ pihaknya terus membangun budaya keselamatan berlalu lintas guna meningkatkan kesadaran masyarakat, mengurangi angka kecelakaan, dan menekan jumlah korban di jalan raya.

Selain upaya pencegahan, Jasa Raharja juga terus meningkatkan pelayanan kepada korban kecelakaan. 

Baca Juga: Hadapi Era Digital, Polda Sulut Latih Personel Humas Bikin Konten Berbasis AI

‎Bagi korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit, Jasa Raharja menerbitkan surat jaminan (Guarantee Letter) yang terintegrasi dengan data IRSMS Polri. 

Biaya perawatan dibayarkan langsung kepada rumah sakit melalui mekanisme overbooking sehingga korban tidak perlu menanggung biaya perawatan di awal.

Sementara itu, untuk korban meninggal dunia, petugas Jasa Raharja menerapkan layanan jemput bola dengan mendatangi ahli waris guna membantu proses administrasi agar santunan dapat segera disalurkan.

Baca Juga: Anak Muda Harus Bergerak! Ketua Garda Nusantara Sulut Bahas Perang Melawan Narkoba

‎Dalam upaya pencegahan kecelakaan, FLLAJ telah menyusun sejumlah program prioritas sepanjang 2026, di antaranya kampanye keselamatan berlalu lintas, pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL), operasional Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL), serta pelaksanaan ramp check dan operasi gabunganNarko

FLLAJ juga memetakan titik rawan kecelakaan berdasarkan data santunan Jasa Raharja hingga Mei 2026.

‎Hasil pemetaan menunjukkan tiga kecamatan yang menjadi prioritas penanganan, yakni Kecamatan Mapanget, Kecamatan Malalayang, dan Kecamatan Madidir.

Halaman:

Tags

Terkini