Dalam bentrokan itu, oknum jaringan narkoba sempat melawan dengan menembaki petugas menggunakan mercon dan petasan.
Kendati demikian, petugas membalas dengan tembakan gas air mata.
Petugas kemudian membawa MR ke Kampung Bahari untuk menunjukkan tempat dirinya menyimpan narkoba.
Namun, saat petugas hendak masuk, para loyalis MR menyerang petugas.
"Tetapi kemudian ada perlawanan dari mereka, anggota ditembaki mercon. Kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka," ungkap Roy.
Hingga berita ini terbit, pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 11.30 WIB, proses penggerebekan masih berlangsung.
Sejumlah orang, termasuk bos bandar narkoba yang diamankan dalam penggerebekan tersebut.
Meski begitu, belum ada keterangan resmi terkait jumlah tersangka maupun barang bukti yang diamankan.