REKOMKITA-- Ekpresi Pego Alias Perong saat dihadirkan di konferensi Pers menarik perhatian pakar ekspresi Kirdi Putra.
Kirdi Putra Menyebut ekspresi Pegi Alias Perong jika merasa tak bersalah sepertinya tak sejalan.
Orang yang tidak bersalah akan marah tentunya dengan penangkapan kepolisisan, namun Kirdi putra tak menangkap ada ekpresi marah di wajah Oego alias Perong.
Baca Juga: Inilah Analisis Pakar Ekpresi Kirdi Putra Mengenai Bersalah atau Tidaknya Pegi Alias Perong
Lalu bagaimana dengan gerakan menggeleng-gelrngkan kepala yang di lakukan Pegi berkali-kali saat polisi membacakan perannya atau keterangan saksi dalam kasus Vina.
"Ada geleng-geleng kepala ketika dibacakan kronologis gitu ya, em sekali lagi kita enggak bisa katakan bahwa geleng-geleng kepala ini benar atau salah! " papar Kirdi.
"Faktanya adalah bahwa dia geleng-geleng kepala itu fakta ga boleh dibilang kalau geleng-geleng kepala itu dia engga salah, engga bisa! " sanggahnya.
"Perhatikan yang menariknya adalah setelah geleng-geleng kalau kita perhatikan ini terus panjang nih ya rilisnya, ee bagian-bagian tertentu dia nunduk, " tunjuknya
"Pertanyaannya sederhana, menunduk biasanya menghindari paparan visual, atau menunjukkan seseorang itu menyesal, Kalau dia ga salah ngapain nyesel?" tanya Kirdi.
Yang tepat menurut Kirdi jika dia merasa tidak bersalah setelah geleng-geleng dia terus tunjukkan ekspresi marahnya bukan malah tanpa ekspresi.
Kirdi juga menyoroti kalimat Pegi yang menyatakan dirinya rela mati. Namun tak jelas pengakuan rela mati Pegi atas apa atau untuk apa
Kembali Kirdi menyoroti tak ada nya ekspresi marah dari Pegi alias Perong.