BH, Bos rental mobil tewas di keroyok saat akan mengambil mobilnya yang dibawa kabur ke Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sebelumnya bos rental ini sempat melaporkan kehilangan mobilnya di Polres Jakarta Timur.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Armunanto Hutahaean menceritakan kronologi pelaporan mobil oleh BH, bos rental itu.
Baca Juga: Mengenai Niatnya Ikut Bangun Beach Club Gunung Kidul, Raffi Ahmad: Saya Akan Menarik Diri
Mobil milik bos rental ini disewa oleh RP selama dua bulan. Tiap bulan harga sewa mobilnya adalah 6 juta rupiah.
BH percaya untuk menyewakan mobilnya pada RP karena sebelumnya dia sudah meminjam 2 bulan juga.
"Sebelumnya sudah pernah menyewa mobil, kemudian ini menyewa lagi 2 bulan, " ujar Armunanto.
Baca Juga: Mengerti Akan Kekhawatiran Masyarakat, Raffi Ahmad Mundur dari Proyek Beach Club Gunungkidul
"Kemudian disepakati 2 bulan. Ini kantor di Kemayoran, Jakpus, diminta diantar ke daerah Jakarta Timur, tepatnya di apartemen," tambahnya.
Hingga 2 bulan berakhir RP tak kunjung mengembalikan mobil sewaannya.
Nomor yang diberikan padanya ternyata sudah tak bisa dihubungi.
BH memasang alat GPS hingga bisa menemukan keberadaan mobilnya. Dari penelusuran GPS mobilnya sudah berada di Banten dan berganti plat.
Baca Juga: Dulu Tak Mau Ditemui Kini Mendadak Iptu Rudiana Kirim Utusan, Hotman Paris: Ada Pesan Terselubung!
"Kemudian dia berusaha melacak itu kendaraan karena ada GPS-nya terdeteksilah ada di Banten, " papar Armunanto.