REKOMKITA- Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memaparkan alasan atau tujuan mengapa Pilkada 2024 dilakukan secara serentak.
Mendagri Tito menjelaskan bahwa tujuan diadakan Pemilihan Umum dan Pilkada serentak Tahun 2024 ada dua hal.
Yang Pertama menurut Mendagri Tito, untuk mensinkronisasikan program pemerintah pusat dan daerah karena terjadi tetidaksinkronan pemerintahan baik secara vertikal maupun horizontal karena waktu pemilihan pemerintahan memiliki dua skema yang berbeda.
"Kemudian yang kedua adalah keinginan untuk dilaksanakannya Pilkada serentak di seluruh Indonesia agar terjadi paralel masa pemerintahan di tingkat pusat (Presiden) dengan Pemerintahan Provinsi (Gubernur dan DPRD Provinsi) dan dengan Pemerintahan Kabupaten/Kota (Bupati/Walikota dan DPRD Kabupaten/Kota)," kata Tito saat memimpin rapat koordinasi dengan sejumlah PJ kepala daerah, Rabu, 27 Maret 2024.
Untuk itulah, Mantan Kapolri itu mengingatkan seluruh Pj Kepala Daerah untuk tidak melakukan politik praktis.
Lanjut Tito, tidak ada larangan bagi mereka mencalonkan diri menjadi Kepala Daerah.
"Namun dengan tegas saya mengingatkan agar mereka tidak memanfaatkan posisi dan jabatan sebagai Pj untuk mengambil langkah tersebut"
"Ada beberapa yang mau running silakan. Untuk menjadi Bupati, Walikota dan lain-lain itu hak politik tidak ada larangan. Tapi jangan memanfaatkan jabatan Pj dengan vulgar untuk politik praktis untuk mengambil kekuasaan," pesannya.
Artikel Terkait
Catat, Berikut Ciri-Ciri Akun Prakerja Kamu jika Lolos Gelombang 65
Sukses Memimpin PALI, Heri Amalindo Menuju Pengabdian yang Lebih Besar menuju Sumsel 1
Kisah Awal Merintis Karir Pengacara 30 Miliar, Hotman Paris Hutapea, Naik Bus ke Pengadilan, Sembunyikan Dasi di Kantong, Hingga Gajinya Segini!
Shin Tae-yong Apresiasi Perjuangan Skuad Garuda Ketika Menghajar Vietnam 3-0
Menghebohkan !!! Seorang Pria Bercadar Masuk ke Jamaah Wanita Jadi Viral
Presiden Jokowi Satu dari Jutaan Warga yang Euvoria Kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam
Tersimpan Rapih Peta Mata Bor Minyak di Kabupaten PALI Dibuat 1932, Eksplorasi Minyak Sudah Dilakukan Sebelum Indonesia Merdeka
PJ Bupati Ahmad Rizali Harapkan Dukungan Optimalisasi CSR Perusahaan untuk Pembangunan di Muara Enim
Presiden Joko Widodo Ucapkan Selamat Kepada Ketua PSSI atas Kemenangan Telak Timnas Indonesia vs Vietnam
Sejarah Kerajaan Tanjung Pura yang Dipimpin Oleh Raja Karang Burjaya atau Sultan Burjaya