REKOMKITA– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Talang Ubi sejak Sabtu malam mengakibatkan terjadinya tanah longsor di kawasan Tebing Atmojo, Kelurahan Pasar Bhayangkara.
Satu unit rumah milik warga mengalami kerusakan cukup parah akibat peristiwa tersebut.
Peristiwa longsor ini terjadi pada Minggu dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Dinding rumah milik Aldo Suratman (35), warga RT 04 Kelurahan Pasar Bhayangkara, jebol akibat tekanan material longsor yang terbawa hujan deras. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.
"Kami bersama anggota langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Fokus utama kami adalah menyelamatkan warga dan mengamankan area sekitar agar tidak terjadi korban jiwa. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar dan situasi saat ini sudah kondusif," ujar Kompol Robi Sugara saat ditemui di lokasi kejadian.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten PALI, H. Kristian, S.M., turut memantau langsung upaya evakuasi di lapangan.
H Kristian menghimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor agar segera mengungsi sementara waktu ke tempat yang lebih aman. Hal ini untuk menghindari potensi longsor susulan mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih terus mengguyur wilayah tersebut.
"Kami minta warga tetap waspada dan tidak menyepelekan potensi bencana ini. Keselamatan adalah prioritas utama," ujarnya.
"Kepada warga lainnya diharapkan tetap waspada, mengingat kawasan Bhayangkara banyak terdapat jurang. Apalagi ini musim hujan," pesannya.
Ditambahkan politisi PDI Perjuangan itu, ia mengapresiasi langkah cepat sejumlah pihak untuk merespon bencana longsor tersebut.
"Apresiasi pada jajaran Polres PALI melalui Polsek Talang Ubi yang telah berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya untuk penanganan lebih lanjut," ungkapnya.
Langkah-langkah tanggap darurat yang dilakukan pihak kepolisian meliputi, evakuasi korban, pengamanan lokasi, penyampaian himbauan keselamatan, serta pelaporan kepada pimpinan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Dari hasil analisa, longsor terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir. Mengingat sebagian besar wilayah Pasar Bhayangkara berada di perbukitan, risiko tanah longsor masih sangat tinggi.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Talang Ubi merekomendasikan agar Dinas Sosial Kabupaten PALI segera menyalurkan bantuan berupa sembako dan air bersih. Selain itu, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Talang Ubi juga diharapkan dapat segera menyediakan obat-obatan untuk mencegah penyakit yang mungkin timbul akibat bencana ini.
Artikel Terkait
Gubernur Herman Deru Buka Kejuaraan Tenis Meja “Indonesia Pingpong League Youth Zona 1 Sumatera 2025
Ribuan Warga Semarakkan Jalan Santai dan Senam Sehat HUT ke-12 Kabupaten PALI
Gubernur Herman Deru Resmikan Masjid Agung Al-Huda Desa Tugu Agung Lempuing OKI
Tutup STQH Tingkat Provinsi Sumsel 2025, Sekda Sumsel Edward Candra Puji Kabupaten PALI Sukses Jadi Penyelenggara
Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru Matangkan Persiapan Gelaran Swarna Songket Nusantara
Gubernur Sumsel Herman Deru Simak Paparan Program Strategis Bupati OKU Selatan Tahun 2025
Gubernur Herman Deru Pastikan Semua Persiapan Keberangkatan JCH Asal Sumsel Sudah Maksimal
Wakil Bupati Lahat Pimpin Upacara Peringati Hadiknas 2025
Irup Hardiknas, Sekda Sumsel Edward Candra Bacakan Amanat Tertulis Mandikdasmen RI
Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban, Tim UKL I Polres PALI Gelar Razia Terpadu di Simpang Tiga