REKOMKITA-- Masyarakat Tiga Desa di Kabupaten Muara Enim, terutama Desa Lubuk Emplas, Desa Tanjung Jati, dan Desa Muaralawai Kecamatan Muara Enim, sedang merayakan panen raya padi mereka dengan penuh sukacita.
Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, panen raya tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan bagi petani yang ada di tiga desa dalam Kecamatan Muara Enim itu.
Kondisi cuaca yang mendukung merupakan salah satu faktor alam bagi tanam padi di tiga desa dalam Kecamatan Muara Enim. Hasil panen yang melimpah tentunya disambut baik oleh masyarakat di ketiga desa tersebut.
Meskipun demikian, para petani menghadapi kesulitan dalam melakukan panen raya karena kurangnya mesin pemanen (Komben) yang tersedia di desa masing-masing.
Koim (60), salah satu petani dari Desa Tanjung Jati, mengungkapkan permasalahan ini kepada media pada hari Rabu (24/04/2024).
"Sebagian petani terpaksa masih menggunakan teknik lama yaitu mengarit karena takut padi yang sudah masak menjadi rusak karena terlalu lama dipanen menunggu antrian penggunaan mesin panen," ujarnya.
Baca Juga: Sukseskan Pilkada Serentak 2024, Anggota dan Jajaran KPUD Muara Enim Ikuti Bimtek di Palembang
Menurutnya, para petani berharap pemerintah dapat memberikan bantuan mesin panen padi maupun mesin penggiling padi untuk mengatasi permasalahan ini.
"Kami berharap pemerintah dapat memberikan bantuan mesin panen maupun penggiling padi," harapnya.