Penduduk Sumsel Nenek Moyang Kita Semua Pendatang di Nusantara ini, Tidak Ada yang Namanya Orang Asli Ini dan Itu

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Selasa, 9 April 2024 | 20:41 WIB
jembatan ampera (sudirga mandala)
jembatan ampera (sudirga mandala)

REKOMKITASumatera Selatan (Sumsel) yang terkenal dengan makanan khasnya yaitu pempek dan jembatan Ampera ini merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki berbagai macam bahasa daerah. Karena, masing-masing daerah memiliki keunikan bahasa daerahnya masing-masing.

Banyak yang mengklaim dirinya orang asli di suatu tempat tersebut, mereka tidak tau tentang sejarah dan yang kedua nenek moyang dan leluhur mereka terlebih dahulu menempati suatu tempat tersebut makanya mereka mengklaim asli orang setempat. Contoh suku yang mendiami daerah provinsi Sumatera Selatan adalah suku basemah.

Suku basemah itu meliputi: Muara Enim, tanjung Enim,lahat, Linggau, Pagaralam dan Pali.

Baca Juga: Rumah Adat PALI Mengusung Arsitektur Rumah Linmas Dengan Tingkatan dan Keunikan yang Memukau

Suku Melayu basemah sdh ada sejak 3000 tahun sebelum Masehi mereka pendatang dari daratan Riau.dan yang kedua adalah suku Komering dan Lampung yg bermigrasi dari daratan Sumatra Utara (di sekitar danau Toba) suku Lampung dan suku  Komering adalah satu nenek moyang, bahasanya 95% sama cuma beda di logat saja

 Karena di daratan Lampung itu ada  penghuninya sama sekali kala itu makanya suku Lampung mengklaim bahwa mereka adalah penduduk asli disana padahal jika kita tarik dari sejarah leluhur mereka bermigrasi kurang lebih 2000 tahun yang lalu sebelum Masehi dari daratan Sumatra Utara.

Suku yg ketiga yg mendiami wilayah Sumatra Selatan adalah Melayu Ogan yg dialek bicara seperti Melayu Palembang tapi berakhir dengan kata E contoh nak kemane dan Melayu Palembang nak kemano.

Baca Juga: Salah Satu Anak Muda Desa Betung Abab yang Memiliki Segudang Prestasi Bikin Pembaca Tercengang !

Berikut rumpun Melayu Ogan adalah meliputi

Tanjung raja,ogan Ilir, Prabumulih,selapan,sp Padang, Jejawi, pemulutan, begayut dan Sekayu. Sekayu masuk dalam kategori rumpun Melayu Ogan bahasanya 98% sama cuma beda di logat saja.

Pedamaran adalah termasuk suku Melayu Ogan asal-usul nenek moyang mereka berasal dari sekitaran desa tanjung atap (Ogan Ilir).

Suku Melayu Ogan ini asal usulnya adalah perkawinan silang antara suku Komering dan suku kisam /basemah yang ada di sekitar danau Ranau.

Dan menyebar di Sumsel dan genetik nya lebih ke suku Melayu kisam/basemah,itulah knpa bahasanya lebih ke hampir mirip dgn bahasa Melayu kisam/ basemah.

Baca Juga: SMA AMANIYAH BETUNG Adalah Sekolah Pertama yang ada di Abab yang Banyak Tidak Diketahui Masyarakat Abab

Halaman:

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X