REKOMKITA - Pemerintah melakukan sejumlah persiapan pada puncak arus balik maupun se sesudahnya utamanya di jalan Tol Cikampek.
Adapun persiapan menghadapi puncak arus balik pada h+4 Lebaran serta hari setelahnya di tol Cikampek, yakni dengan menerapkan skema rekayasa lalu lintas.
Pihak stakeholder dan pemangku kepentingan sendiri telah menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Arus Balik di KM70 Cikampek.
Dalam rapat tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kakorlantas Irjen. Pol. Aan Suhanan dan Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, di Kantor Jasa Marga KM 70, Cikampek, Senin (15/4).
Baca Juga: Potret Momen Presiden Jokowi Berjabat Tangan dengan Wapres KH Ma'ruf Amin dalam Acara Gelar Griya
Rekayasa lalu lintas telah disiapkan, diantaranya dengan rekayasa contraflow 3 lajur. Selain itu, dilakukan pengalihan ke jalur Jakarta-Cikampek 2 Selatan maksimal 500 kendaraan per jam pada siang dan malam hari.
Peningkatan keselamatan lajur contraflow juga akan ditingkatkan dengan himbauan kepada pengguna jalan terkait penggunaan lajur Contraflow dan tidak berhenti di bahu jalan. "Hari ini adalah hari puncak dimana diperhitungkan ada kenaikan dari hari sebelumnya, menjadi paling tidak 190.000 kendaraan yang akan melintas di tol Cikampek dalam 1 hari. Kami telah membuat langkah antisipatif guna menghadapinya," ujar Menhub, Budi Karya Sumadi.
Tak hanya rekayasa lalu lintas, penyebaran waktu pada arus balik juga perlu dilakukan agar tidak terkonsentrasi pada satu waktu tertentu dan ruas tertentu.
Budi mengingatkan agar masyarakat yang bisa menunda waktu pulangnya agar dapat menunda terlebih dahulu waktu kepulangannya. "Oleh karenanya masyarakat juga harus mendukung dengan partisipasi masing-masing kondisi," katanya.
"Kalau bisa WFH atau tunda pulang, ditunda dulu. Bagi ASN, keputusan Presiden untuk memberikan toleransi WFH bagi ASN tolong dimanfaatkan. Harapannya kepadatan jalan tidak maksimal," jelas Menhub.
Sumber: Kemenhub
Artikel Terkait
Putus dari Rizky Irmansyah, Nikita Mirzani: Semula Dicintai, Jadi Sumber Kekerasan
Israel Didesak Sekutu Eropa dan AS Untuk Menahan diri Setelah Serangan Iran
Laga Timnas Indonesia U23 Vs Qatar Seperti Komedi, Shin Tae-yong Ungkap Kejadian Aneh Menuju Stadion