Rekomkita - Bendera adalah sepotong kain atau kertas segi empat atau segitiga (diikatkan pada ujung tongkat, tiang, dan sebagainya) dipergunakan sebagai lambang negara, perkumpulan, badan, dan sebagainya. Umumnya digunakan secara simbolis untuk memberikan sinyal
Bendera Merah Putih pertama kali berkibar pada proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Bendera itu dikenal dengan sebutan Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera Merah Putih itu terus dikibarkan pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka hingga tahun 1968.
bendera Merah Putih disebut telah ada sejak ratusan tahun lalu. Warna merah putih sebagai lambang negara pertama kali ditemukan dalam Prasasti Gunung Butak peninggalan Majapahit sekitar 1294 M. Warna merah putih kemudian digunakan oleh perhimpunan mahasiswa Indonesia di Belanda.
Kerajaan pertama yang menggunakannya ialah Majapahit, yang berpusat di Jawa Timur. Kerajaan itu menjadikan bendera merah putih sebagai lambang kebesara mereka pada abad ke-13. Tidak hanya Majapahit, Kerajaan Kediri juga menggunakan warna merah putih sebagai panji kerajaan.
Informasi terkait dari mana kain bendera tersebut didapatkan berada dalam buku karya Ibu Fatmawati yang berjudul “Catatan Kecil Bersama Bung Karno", Volume 1 yang terbit tahun 1978. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa Ibu Fatmawati mendapat kain katun Merah Putih tersebut sebagai pemberian dari perwira Jepang.
Kain itu diperoleh dari gudang di Jalan Pintu Air, Jakarta Pusat. Chairul dari golongan muda mengantarkannya langsung ke Pegangsaan, tempat Fatmawati yang sedang hamil tua. Bendera merah putih pusaka itu dijahit di ruang makan, depan kamar tidur Fatmawati. Bendera pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno, pada tahun 1944.
Baca Juga: Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah
Bendera Merah-Putih yang pertama kali dikibarkan adalah bendera yang dijahit oleh Ibu Fatmawati pada proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, atau yang dikenal dengan sebutan Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih. Ukuran Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih adalah 200 cm x 300 cm. Ciri khas bendera pusaka dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjangnya, bendera pusaka Indonesia memiliki rasio warna merah dan putih sebesar 2:3.
Bendera Merah Putih dijahit oleh Ibu Fatmawati, istri Ir. Soekarno sekaligus Ibu Negara pertama Indonesia. Sebagai bendera Pusaka yang dijahitnya itu berhasil berkibar saat proklamasi yang dilaksanakan di halaman rumah Soekarno dan Fatmawati, yaitu Jalan Pegangsaan Timur No.56.
Bendera Negara yang dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta disebut Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional Jakarta.
Warna merah diartikan sebagai simbol tanah, sedangkan putih menggambarkan langit. Konsep merah dan putih kemudian diadopsi untuk melambangkan dualitas alam yang saling berhubungan, yaitu Ibu Bumi (merah) dan Bapak Langit (putih).
Kedua warna memiliki ukuran yang sama. Arti bendera merah putih, yaitu merah berarti berani dan putih berarti suci. Arti lain, merah melambangkan tubuh manusia. Sementara putih melambangkan jiwa manusia.
Artikel Terkait
Kabar Baik, Justin Hubner akan Perkuat Timnas Indonesia U23 Lawan Australia
Anyaman Merupakan Salah Satu Seni Tradisional Tertua di Indonesia
Sejarah Puyang Serampuh atau Puyang Raden Sirah Ampuh Makhdum Sakti Leluhur Masyarakat Desa Betung Abab
Hantaran Jelang Pernikahan adalah Tradisi Perkotaan, Bukan Budaya Asli Masyarakat Betung Abab, Perlu Dihapuskan?
Bocah SD Viral Karena Membawa Adiknya ke Sekolah Lantaran Ibunya Sudah Meninggal Dunia
Kisah Nyata yang Sangat Sadis dan Mengerikan ini Diangkat Dalam Sebuah Film Layar Lebar “Vina Sebelum 7 Hari”
Candi Cangkuang di Jawa Barat Merupakan Candi Hindu, Selain Tempat Pemujaan Juga Tempat Menyimpan Abu Jenazah
Bunga Melati Disebut Bunga Lengkap dan Banyak Manfaatnya Serta Disukai Oleh Seluruh Dunia
Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah
Burung Garuda Sebagai Lambang Kemerdekaar Repuplil Indonesia, Ternyata Masih Banyak yang Tidak Tau Asal Usulnya