REKOMKITA - Dalam proses membabat hutan, para pekerja yang kehabisan bekal menemukan banyak buah maja. Namun, saat dimakan buah tersebut terasa sangat pahit. Alhasil, tempat tersebut dinamakan Majapahit, sesuai nama buah yang banyak ditemukan di lokasi.
Kerajaan Majapahit tercatat dalam sejarah pernah menjadi kemaharajaan besar di Nusantara sejak akhir abad ke-13 hingga abad ke-16 Masehi, Berdirinya Kerajaan Majapahit diprakarsai Raden Wijaya, menantu Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari.
Kerajaan terakhir di Indonesia yang bercorak Hindu Buddha adalah kerajaan Majapahit. Sebelum runtuh, kerajaan ini mampu berkuasa selama lebih dari 2 abad sejak masa pemerintahan Raden Wijaya.
Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Buddha terakhir di nusantara. Sejarah kerajaan Majapahit dimulai pada tahun 1293 M bersamaan dengan penobatan Raden Wijaya sebagai raja pertama. Berdasarkan pertimbangan sebaran temuan arkeologis, Ibukota kerajaan Majapahit terletak di Trowulan, Jawa Timur.
Baca Juga: Kerajaan Sriwijaya Dikenal Sebagai Salah Satu Kerajaan Maritim yang Populer di Indonesia
Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk. Raja Hayam Wuruk memerintah Kerajaan Majapahit dengan tata pemerintahan yang teratur dan cermat. Raja Hayam Wuruk yang didampingi oleh patihnya, yaitu Gajah Mada, membawa kerajaan Majapahit pada masa keemasannya.
Sumpah Palapa adalah menyatukan Nusantara di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Sumpah Palapa ini dilakukan oleh Gajah Mada yang merupakan salah satu mahapatih yang memiliki peran besar terhadap kelangsungan pemerintahan Kerajaan Majapahit.
Kerajaan Sriwijaya yang pernah menjadi salah satu kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara, kemudian benar-benar runtuh akibat serangan Majapahit pada 1477.
Kerajaan ini mulai runtuh memasuki abad ke-16. Adapun penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit adalah perang saudara usai kematian Hayam Wuruk.
Runtuhnya Kerajaan Majapahit Disebabkan oleh Berdirinya Kerajaan Demak. Berdirinya Kerajaan Demak di bawah kepemimpinan Raden Patah memiliki peran penting dalam runtuhnya Kerajaan Majapahit.
Runtuhnya Majapahit disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perang saudara akibat perebutan kekuasaan, yang mengindikasikan lemahnya pemerintahan. Runtuhnya Majapahit juga membuka jalan bagi perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara.
Majapahit pun runtuh pada tahun 1527. Toh A Bo adalah putra Trenggono yang kemudian mendirikan Kesultanan Cirebon yang bernama Sunan Gunung Jati. Majapahit runtuh pada masa pemerintahan Girindrawarddhana akibat serangan kerajaan Islam Demak
Artikel Terkait
Hantaran Jelang Pernikahan adalah Tradisi Perkotaan, Bukan Budaya Asli Masyarakat Betung Abab, Perlu Dihapuskan?
Bocah SD Viral Karena Membawa Adiknya ke Sekolah Lantaran Ibunya Sudah Meninggal Dunia
Kisah Nyata yang Sangat Sadis dan Mengerikan ini Diangkat Dalam Sebuah Film Layar Lebar “Vina Sebelum 7 Hari”
Candi Cangkuang di Jawa Barat Merupakan Candi Hindu, Selain Tempat Pemujaan Juga Tempat Menyimpan Abu Jenazah
Bunga Melati Disebut Bunga Lengkap dan Banyak Manfaatnya Serta Disukai Oleh Seluruh Dunia
Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah
Burung Garuda Sebagai Lambang Kemerdekaan Republik Indonesia, Ternyata Masih Banyak yang Tidak Tau Asal Usulnya
Bendera Merah Putih yang Pertama Kali Dikibarkan adalah Bendera yang Dijahit Oleh Ibu Fatmawati pada Tahun 1944
Kerajaan Sriwijaya Dikenal Sebagai Salah Satu Kerajaan Maritim yang Populer di Indonesia