REKOMKITA - Wage Rudolf Supratman atau yang akrab disapa W.R. Supratman, lahir pada 9 Maret 1903 di Surabaya, Jawa Timur. Ia merupakan komponis dan musisi Indonesia yang mencipatkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Pada tahun 1926 W. R. Supratman berhasil menulis salah satu lagu yang berjudul Indonesia Raya yang bermakna untuk mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai tanah air mereka sertasekaligus serta sebagai wujud nyata atas kecintaannya terhadap bangsa dan tanah air.
Lagu ini digubah oleh Wage Rudolf Soepratman pada tahun 1924, seiring dengan berkembangnya semangat nasionalisme di seluruh Nusantara. Pada saat itu, Indonesia masih di bawah pemerintahan Hindia Belanda, dan ide pembentukan satu entitas bangsa Indonesia mulai mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan.Baca Juga: Sosok Inspirator Buya Hamka Adalah Seorang Sastrawan, Ulama, Politikus, Sekaligus Pahlawan Indonesia
Karena ragu, Sugondo akhirnya memutuskan WR Supratman diperkenankan memperkenalkan lagu Indonesia Raya dengan biola tanpa menyanyikan liriknya. Dengan memandang kawannya itu dengan penuh kepercayaan, ia mempersilahkan Indonesia Raya diperdengarkan.
Setiap bait lirik lagu Indonesia Raya menggambarkan tentang rasa bangga karena telah memiliki tanah air Indonesia sepenuhnya. Selain itu, makna pada stanza pertama lagu Indonesia Raya yaitu tentang rasa persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus menekankan pada seluruh rakyat bahwa Indonesia telah merdeka.
Supratman memiliki dua peran utama dalam sejarah Sumpah Pemuda. Perannya yang paling penting adalah mengenalkan lagu "Indonesia Raya" di depan khalayak untuk pertama kalinya. Tak hanya itu, ia yang dulu bekerja sebagai wartawan juga dikirim ke Kongres Pemuda II untuk meliput.
Lagu Karya WR Supratman: Ibu Kita Kartini (1929) Ibu kita Kartini. Di Timur Matahari (1931) Di timur matahari mulai bercahaya. Dari Barat Sampai ke Timur (1926) Dari barat sampai ke timur. Indonesia Hai Ibuku (1928) . Pahlawan Merdeka. Matahari Terbit (1938). Selamat Tinggal (1938). Indonesia Tjantik (1924).
Artikel Terkait
Kisah Nyata yang Sangat Sadis dan Mengerikan ini Diangkat Dalam Sebuah Film Layar Lebar “Vina Sebelum 7 Hari”
Candi Cangkuang di Jawa Barat Merupakan Candi Hindu, Selain Tempat Pemujaan Juga Tempat Menyimpan Abu Jenazah
Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah
Burung Garuda Sebagai Lambang Kemerdekaan Republik Indonesia, Ternyata Masih Banyak yang Tidak Tau Asal Usulnya
Bendera Merah Putih yang Pertama Kali Dikibarkan adalah Bendera yang Dijahit Oleh Ibu Fatmawati pada Tahun 1944
Kerajaan Sriwijaya Dikenal Sebagai Salah Satu Kerajaan Maritim yang Populer di Indonesia
Kerajaan Majapahit Adalah Kerajaan Terakhir di Indonesia yang Bercorak Hindu Budha
Sosok Inspirator Buya Hamka Adalah Seorang Sastrawan, Ulama, Politikus, Sekaligus Pahlawan Indonesia