Aksi Seorang Perawat di Rumah Sakit Sri Ratu Medan Viral

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Jumat, 17 Mei 2024 | 12:51 WIB
ODGJ berobat ke Rumah Sakit (akun Instagram @rs.sriratumedan)
ODGJ berobat ke Rumah Sakit (akun Instagram @rs.sriratumedan)

Aksi seorang perawat di Rumah Sakit Sri Ratu Medan viral setelah video yang merekam sikap ketusnya kepada pasien bernama Ramesh yang ingin berobat diunggah ke media sosial oleh seorang konten kreator bernama Rahmat Hidayat atau yang dikenal sebagai Aleh Aleh Khas Medan.

Dalam video itu, Ramesh, seorang ODGJ yang aksinya juga kerap dijadikan konten oleh sejumlah konten kreator di Medan, dibawa oleh Aleh dan sejumlah orang yang diduga tim produksi kontennya ke RSU Sri Ratu Medan yang berada di Jalan Nibung Raya, Kota Medan. Ramesh sendiri diketahui sering berkeliaran di sekitar rumah sakit tersebut.

Perawat tersebut pun mengaku harus memanggil dokter terlebih dahulu jika ada yang ingin berobat. Setelah itu, terdengar perawat itu bertanya siapa yang akan membayar biaya perobatan.

Baca Juga: Pulau Mitos Atlantis Tenggelam ke Laut Lebih dari 10.000 Tahun yang Lalu

Aleh kemudian menjawab jika dia yang akan membayar biayanya. Namun karena tidak puas dengan pelayanan rumah sakit, Aleh dan tim nya kemudian membawa Ramesh ke tempat pengobatan lain.

Ini rumah sakit ini kalau Rames yang masuk dia takut nggak dibayar, terlalu sepele melihat orang ya Mes," ungkap tim Aleh.

Setelah video itu viral, perawat yang belakangan diketahui bernama Melvi itu membuat klarifikasi lewat unggahan video di akun Instagram @rs.sriratumedan.

"Saya Melvi, bidan Rumah Sakit Sri Ratu Medan izin mengklarifikasi atas kegaduhan yang ada di media sosial," kata Melvi dalam video itu.

Melvi menyebut peristiwa itu terjadi pada Kamis, 9 Mei 2024 lalu. Saat itu sekitar pukul 17.30 WIB, Aleh dan Ramesh bersama tim datang ke RS Sri Ratu untuk mendapatkan pelayanan. Namun saat itu memang sedang tidak ada dokter yang siaga di UGD karena sedang mengecek pasien di ruang rawat inap.

"Pada tanggal 9 Mei 2024 sekitar jam 17.30 WIB datang beberapa orang bersama pasien ke Rumah Sakit Umum Sri Ratu Medan dengan membawa salah seorang bernama Rames yang sudah kami kenal sebelumnya, saya mengatakan dokter jaga tidak ada UGD karena dokter sedang ke ruangan pasien rawat inap," ucapnya.

Baca Juga: Adit Anak 13 Tahun yang Rawat Ayah dan Ibunya Stroke Seorang Diri

Terkait pertanyaan siapa yang membayar, Melvi mengaku itu merupakan SOP pendaftaran yang diterapkan oleh mereka.

"Itu merupakan kalimat biasa siapa yang menanggungjawabi pasien karena merupakan SOP pendaftaran. Tetapi salah satu keluarga pasien langsung membawa pasien keluar dari dalam rumah sakit sebelum melakukan pelayanan," ujarnya.

Melvi kemudian meminta maaf atas peristiwa itu. Dia mengaku tidak ada niatan membeda-bedakan pasien.

"Saya mohon maaf atas kejadian di luar kemampuan saya, niat saya adalah melayani pasien tanpa membeda-bedakan," tutupnya

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X