peristiwa

Ketua Panitia Drag Race Kotamobagu Tegaskan TIDAR Hanya Sponsor dan Lokasi Upai Rekomendasi IMI

Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:41 WIB
Ketua Panitia Lucky Sugeha, insert insiden kecelakaan drag race kotamobagu (Dok.istimewa)

Rekomkita – Ketua Panitia Drag Race dan Drag Bike Kotamobagu 2026, Lucky Sugeha, memberikan penjelasan terkait sejumlah informasi yang berkembang di media sosial setelah insiden tragis yang terjadi dalam kegiatan balap di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara.

Penjelasan tersebut disampaikan Lucky kepada sejumlah wartawan, Selasa (11/8/2026). Ia berharap informasi mengenai pelaksanaan kegiatan dapat dipahami secara utuh, termasuk pembagian peran masing-masing pihak yang terlibat.

Salah satu hal yang diklarifikasi Lucky adalah mengenai keterlibatan TIDAR dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Seskab Teddy Masuk TOP 3 Pejabat dengan Kinerja Terbaik dan Popularitas Tinggi Versi IPO

Menurut Lucky, TIDAR hadir dalam kapasitas sebagai sponsor atau pihak yang memberikan dukungan terhadap kegiatan. Sementara pelaksanaan event secara teknis berada di bawah tanggung jawab panitia yang telah dibentuk.

“TIDAR hanya sebagai sponsorship untuk event ini,” ujar Lucky.

Ia menilai penjelasan mengenai posisi masing-masing pihak penting agar masyarakat dapat memahami keterlibatan setiap unsur sesuai kapasitas dan tanggung jawabnya.

Baca Juga: Satu Nakhoda Kapal Disanksi, Buntut Viralnya Rombongan Jessica Mila Liburan ke Pulau Padar saat Pelayaran Ditutup

Lucky juga menjelaskan proses pemilihan Kelurahan Upai sebagai lokasi pelaksanaan Drag Race dan Drag Bike Kotamobagu 2026.

Menurutnya, sebelum kegiatan digelar, panitia terlebih dahulu mengusulkan tiga lokasi untuk dipertimbangkan sebagai tempat pelaksanaan.

Setelah itu, tim dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) melakukan survei terhadap lokasi-lokasi yang diusulkan untuk melihat kondisi serta kelayakannya sebagai lintasan balap.

Baca Juga: MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Umumkan Pemenang yang Akan Wakili Indonesia ke Kompetisi Tingkat Regiona

“Panitia mengusulkan tiga lokasi. Kemudian tim survei turun. Hasilnya, lokasi yang memenuhi syarat adalah Upai,” kata Lucky.

Ia menegaskan, penentuan lokasi tidak semata-mata berdasarkan keputusan panitia. Ada tahapan survei serta rekomendasi dari pihak yang memiliki kompetensi teknis terkait penyelenggaraan dan kelayakan lintasan balap.

Sebelum perlombaan berlangsung, lanjut Lucky, panitia juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lintasan dan lingkungan di sekitar lokasi.

Halaman:

Tags

Terkini