peristiwa

Sejarah Perjuangan Para Tokoh-Tokoh Marga Abab Memperjuangkan Abab Menjadi Kecamatan

Jumat, 5 April 2024 | 19:57 WIB
Tokoh Marga Abab (Juniantoro)

REKOMKITA – AMAB adalah singkatan dari Aliansi Masyarakat Abab Bersatu yang terbentuk pada tanggal 03/09/2005 guna untuk memperjuangkan Abab sebagai Kecamatan.

Sangat banyak yang tidak mengetahui bahwa para tokoh masyarakat marga Abab inilah yang memperjuangan Abab agar menjadi kecamatan memulai dari nol, bahkan mereka mengeluarkan biaya sendiri, bahkan rela mengorbankan harta mereka demi memperjuangkan Abab menjadi Kecamatan.

Ketiga puluh enam (36) tokoh masyarakar marga Abab ini adalah para pejuang yang dengan suka rela memperjuangkan kecamatan yang saat ini kita banggakan. Setidaknya mereka sudah bersusah paya barjuang, meskipun perjuangan mereka lapuk oleh waktu. Namun, kita harus tetap selalu menghargai perjuangan yang pernah mereka lakukan.

nama-nama tokoh masyarakat Marga Abab (Juniantoro)

Sebanyak 36 tokoh masyarakat dan warga dari marga Abab yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Abab Bersatu (AMAB) yang kala itu diketuai oleh Nursamsu  dan sekretarisnya Juniantoro, pada kamis tanggal 22/09/2005 mendatangi Pemkan Muara Enim. Mereka menuntut dilakukannya pemekaran Kecamatan Abab terpisah dari Kecamatan Penukal Abab.

Baca Juga: Abab Adalah Sebuah Kecamatan yang Ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir PALI Provinsi Sumatera Selatan

Tuntutan pembentukan Kecamatan Abab yang merupaka wadah bagi Marga Abab sudah ditetapkan warga sebagai target yang tidak dapat ditawar lagi. Sesampainya dihalaman pemkab Muara Enim, warga diterima dengan baik oleh Bupati Muara Enim H. Kalamudin D SH di aulah Beppeda.

Dihadapan bupati masyarakat Marga Abab yang tergabubg dalam AMAB langsung menyampaikan aspirasinya. Yakni, agar wilayah Marga Abab dapat dibentuk Kecamatan Abab, terpisah dari Kecamatan Penukal abab.

berkas pengajuan kecamatan abab (Juniantoro)

Tuntutan pembentukan Kecamatan Abab ini ternyata sudah menjadi aspirasi seluruh masyarakat dari Marga Abab, bahkan sebelum menuntut, para tokoh masyarakatnya juga sudah melakukan musyawarah yang intinya sepakat wilayahnyan di bentuk Kecamatan Abab. Untuk merealisasikan tuntutan pembentukan Kecamatan Abab tersebut, AMAB juga menyampaikan sikap secara tertulis, antara lain mendesak pemkab Muara Enim membangun infrastruktur guna mempercepat pembentukan  Kecamatan Abab.

AMAB juga menyatakan tidak akan memobilisasi massa secara arogan terkait perjuangan ini. Ditegaskan, pembentukan Kecamatan abab diharapkan dapat direalisasikan secepatnya, kalau bisa oktober 2005 mendatang sudah dapat dimekarkan.

Menanggapi  hal ini Bupati Muara Enim H. Kalamudi D, SH menyatakan setuju terhadap aspirasi masyarakat sepanjang dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan demi kemajuan daerah. Hanya saja, untuk merealisasikan pembentukan Kecamatan, harus memenuhi syarat-syarat dan teknis, seperti gedung perkantoran dan perlengkapan lainnya, sebab kalau syarat belum terpenuhi dan dipaksa terbentuk Kecamatan baru, dikhawatirkan terjadi statement.

Baca Juga: Desa Betung Abab Sudah Terpecah Belah, Apa penyebabnya ?

Terhadap aspirasi warga ini, Bupati sudah membentuk tim yang telah bekerja. Dia meminta partisipasi warga setempat agar dapat menghibahkan lahannya minimal 5 hektar untuk dibangun fasilitas infrastruktur. Kabag Organisasi selaku sekretaris tim Ibrahim Ilyas menimpali, tim memerlukan akta hibah hibah lahan Pemdes Prambatan dan Karang Agung, serta data luas wilayah.

Halaman:

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB