REKOMKITA – Sang Kesatria, Oratot, konseptor, sekaligus donator H. ANWAR MAHAKIL dulunya sudah bersusah paya membangun PALI, dari cacian, tidak diterima, hingga dilempari batu. Namun beliau tidak putus asa untuk memperjuangan PALI. H. ANWAR MAHAKIL Wafat pada mei 2020.
Meskipun banyak pihak yang tidak mendukungnya, namun beliau tidak patah semangat untuk memperjuangkan PALI. Bahkan beliau rela mengorbankan hartanya demi terbentuknya Kabupaten PALI, meskipun banyak pro dan kontra yang beliau hadapi.
Masyarakat PALI harus tau bahwa H. ANWAR MAHAKIL adalah seorang Kesatria, Konseptor, Orator, dan Donatur pembentukan PALI. Beliau adalah Pahlawan yang harus kita junjung dan kita hargai, karena dengan perjuangan beliau kita bisa merasakan Kabupaten PALI seperti saat ini.
Baca Juga: Salah Satu Anak Muda Desa Betung Abab yang Memiliki Segudang Prestasi Bikin Pembaca Tercengang !
Menelusuri Desa dan dusun dari Ilir sungai Lematang sebagian Sungai Rotan terus ke wilayah kecamatan Benakat beliau tempu mendata, memverifikasi aset dan sumberdaya potensi berdirinya kabupaten PALI yang waktu itu PABELI Penukal Abab Benakat Lematang Ilir.
Walaupun pada akhirnya kecamatan Benakat Batal bergabung dan menyisakan kenangan yang mengharukan terjadinya insiden penolakan dari sebagian masyarakat, dengan pelemparan batu dan mengenai kepala sang Pelopor hingga Berdarah.
Ide dan gagasan pendirian kabupaten PALI secara resmi pertama kali beliau sampaikan dalam acara Reses DPRD Muara Enim zona 2 tanggal 12 Maret 2005, di kantor Camat Penukal Abab di desa Babat dan langsung mengadakan acara sosialisasi ke desa Pengabuan.
Baca Juga: Desa Betung Abab Sudah Terpecah Belah, Apa penyebabnya ?
Selanjutnya hasil Reses DPRD menyerap aspirasi masyarakat dibahas dalam rapat Paripurna termasuk penyampaian bahwa MASYARAKAT ZONA 2 MENGUSULKAN TERBENTUKNYA KABUPATEN PEMEKARAN YANG DISEBUT DENGAN PALI ( PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR) dan secara kebetulan K.H Aman Rohman, SQ,S.Ag ditunjuk mewakili rekan anggota DPRD membuat Konsep Laporan dan membacakan Pelaporan hasil Reses tersebut.
Kemudian berlanjut disampaikan juga usul masyarakat tentang pembentukan PALIi dalam pandangan Fraksi Gabungan BKR dan kebetulan juga K.H Aman Rohman, SQ,S.Ag sebagai ketua Fraksi Gabungan Bintang Kebangkitan Reformasi