Orang awan tidak bisa mengunjungi makam sunan Gunung Jati secara langsung, hanya di luarnya saja. Hal ini tentu berbeda dengan ketika Meraka mengunjungi makam wali 9 yang lainnya.
Kenapa bisa begitu? Alasan utama yang dipegang turun temurun adalah karena Komplek Makam Sunan Gunung Jati itu sebetulnya komplek makam Privat keluarga Kesultanan Cirebon.
Baca Juga: Ratu Kalinyamat Merupakan Putri Sultan Trenggono Sultan Demak Ke III
Jadi tidak sembarang orang dapat memasukinya. Selain sebagai Wali, Sunan Gunung Jati itu Raja, jadi bagi yang berziarah ya harus mengikut aturan atau pakem dari kerajaan.
Dengan kata lain tidak boleh masuk ke area inti makam, sebab itu area privat yang sebetulnya hanya bisa dimasuki keluarga Raja dan orang-orang yang punya kepentingan khusus saja.
Budanya macam itu memang budaya kuno yang berlaku di Pulau Jawa. Utamanya daerah yang masih memiliki Kesultanan yang aktif.
Baca Juga: Aksi Emak-Emak Keroyok Perempuan di Tanjung Priok Karena Dicurigai Culik Anak
Seperti di Jogja misalanya, makam Raja-Rajanya tidak boleh dimasuki secara sembarangan. Jadi sama begitu. Jadi tidak boleh memasukinya itu bukan soal kualat atau sejenisnya ya.
Sebetulnya bisa saja masuk kemakan tersebut, hanya saja harus minta izin pada Kuncen atau Pengurus Makam, fakta lapangan menunjukan jika orang awan utamanya yang rombongan bisa memasuki Makam Sunan Gunung Jati dengan membayar tarif yang ditentukan.