peristiwa

Dua Saudara Kembar Identik Terpisah Selama 39 Tahun

Minggu, 26 Mei 2024 | 10:11 WIB
Kembar identik yang terpisah selama 39 Tahun (Mirror)

Dua saudara kembar identik mengetahui bahwa mereka menjalani kehidupan yang hampir sama meskipun terpisah sejak lahir dan tidak mengenal satu sama lain hingga usia 39 tahun.

Jim Lewis dan Jim Springer, lahir pada tahun 1940, diadopsi oleh dua keluarga terpisah saat masih bayi dan mengambil nama keluarga dari orang tua angkat mereka.

Untuknama depan, kedua keluarga memanggil putra baru mereka 'James', atau disingkat Jim. Si kembar tumbuh dengan jarak hanya 40 mil dari satu sama lain, di Minnesota.

Jim Lewis sadar bahwa dia telah dipisahkan dari saudara kembarnya, namun ibu Jim Springer memberitahunya bahwa saudara kembarnya telah meninggal saat lahir.

Baca Juga: Penampakan 9 Pilar Cahaya Fenomena Menghebohkan Dunia

Setelah mereka bersatu kembali, pada usia 39 tahun, persamaan yang mereka temukan dalam hidup mereka sungguh mencengangkan.

Lewis dan Springer sama-sama memiliki saudara laki-laki, Larry, dan seekor anjing bernama Toy. Sebagai pelajar, mereka berdua menyukai matematika dan kerajinan kayu tetapi sangat tidak menyukai ejaan.

Namaistri pertama si kembar adalah Linda. Dan ketika mereka bercerai, mereka berdua menikah dengan istri kedua, bernama Betty.
Masing-masing pria kemudian memiliki seorang putra yang mereka beri nama yang sama; James Alan.

Jim Lewis adalah seorang perokok berat, menderita migrain dan mengendarai Chevrolet. Dia bekerja sebagai penjaga keamanan. Demikian pula, Jim Springer adalah seorang perokok berat, menderita migrain dan mengendarai Chevrolet.

Merekabahkan melakukan pekerjaan yang sangat mirip, saat mereka bekerja sebagai wakil sheriff.
Jalan mereka bertemu untuk pertama kalinya pada tahun 1979 setelah Jim Lewis menemukan rincian kontak saudara kembar identiknya.

Baca Juga: Tuntutan Seorang Istri Terbukti Suami Selingkuh Dengan Ibu Kandung, Suami dan Sang Ibu Dipidana 9 dan 8 Tahun

Si kembar adalah partisipan dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr Thomas Bouchard dari Universitas Minnesota. Mereka diminta menyelesaikan tes kepribadian, riwayat kesehatan, dan gelombang otak. Skor mereka sangat mirip untuk ketiga tes tersebut.

Ketikadiminta untuk menggambar, mereka menggambar hal yang sama, dan Dr Bouchard mengatakan dia “terperangah” dengan hasil yang diperoleh si kembar.

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB