peristiwa

Sunan Gunung Jati Bertemu Nabi Muhammad SAW

Senin, 27 Mei 2024 | 12:06 WIB
Sunan Gunung Jati (Sejarah Cirebon)

Tanpa diketahui kedatangannya, kemudian terlihat Rasullalah, cahayanya menyilaukan memancar menerangi alam sekelilingnya. Syarif Hidayatullah lalu menghambur untuk bersujud dihadapan Nabi, akan tetapi bahunya segera diangkat oleh Nabi, dan Sabdanya “Nanti kamu Kafir kalau menyembah sesama manusia.!, sebab sejak awalnya sujud itu hanya kepada Allah”

Pemuda Syarif kemudian berkata “Hamba mohon Syafaat, baiat kepada sejatinya, semoga selamat dunia samppai akhirat”

Kemudian Rasul Bersabda : hai anak muda, yang akan menjadi pengganti diriku. Ingatlah kamu selalu kepada sesama hidup. Karena hidup itu tidak berbeda, tidak bisa dibunuh karena sukmanya itu Allah. Jangan sampai nanti terlambat, hanya ada satu tak ada duanya, yaitu itulah engkau adanya.

Namun lahir harus memaki Tirai, untuk meramaikan Negara, berikan petunjuk kepada hamba Allah, berhati-hatilah dalam tutur kata. Sempurnakanlah amal syariat yang utama dengan berbakti kepada ayah dan bunda, dan kunjungilah Ka’bah Allah, carilah guru yang saleh dan janganlah meninggalkan adat dunia, hanya itulah nasihatku.

Baca Juga: Aksi Tak Terpuji Seorang Pria Berstatus Duda Terhadap Bocah Kecil.

Maka selesai sudah baitanya Rasullallah. Syarif Hidayatullah pun kemudian bersukur karena tercapai sudah keinginanya yaitu berjumpa dengan Nabi Muhamad SAW. Setelah peristiwa itu kemudian Syarif Hidayatullah muda kembali ke Istana. Menemui Ibunya yang lama beliau tinggalkan. 

Akan tetapi ketika beliau berada di Istana, beliau selalu teringat akan nasihat Nabi agar supaya beliau menunaikan Haji dan mencari guru yang mulia, beliau pun kemudian berkelana kembali, sampai pada suatu hari beliau bertemu dengan 10 orang Yahudi. 

KIsah ini dapat anda temui dalam Naskah Mertasinga Pupuh V.13 sampai dengan V.22.

Halaman:

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB