Menurut Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat, terdapat kira-kira 1.350 gunung berapi yang berpotensi aktif di berbagai belahan dunia.
Kemudianmenurut Program Vulkanisme Global Smithsonian Institution, saat ini terdapat 47 gunung berapi di dunia dalam status letusan berkelanjutan
Di antara wilayah paling aktif di dunia, Indonesia memimpin dengan tujuh letusan yang terjadi. Kemudian aktivitas tinggi lainnya ada Rusia, Papua Nugini, Jepang, dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Objek Terpanas Yang Pernah Ditemukan Di Alam Semesta
Saat letusan terjadi, Gunung Berapi mengeluarkan berbagai material seperti magma, lava, dan lahar. Magma adalah batuan yang meleleh dan terbentuk di dalam mantel bumi (lempeng tektonik) dan masih tersimpan di kantong magma di dalam kerak Bumi (sampai dengan suhu 1000 derajat Celcius).
Lava adalah magma yang telah mencapai permukaan Bumi dan mengalir keluar dari gunung berapi (cairan silikat) bersuhu tinggi, bisa mencapai 1300C.
Sedangkan lahar adalah lava yang mengalir di permukaan Bumi dan telah tercampur dengan air, lumur, dan batuan.
Dalam Bumi tersusun oleh tiga lapisan, yakni lapisan inti Bumi, lapisan mantel Bumi, dan lapisan kulit Bumi.
Bisa diibaratkan seperti cangkang telur sebagai kulit Bumi, putih telur seperti mantel Bumi. Sementara kuning telur sebagai inti Bumi.
Lapisan kulit Bumi merupakan bagian terluar Bumi. Punya ketebalan antara 5 hingga 70 kilometer.
KulitBumi dalam bentuk padat selalu bergerak dan mengapung diatas cairan magma yang ada dilapisan mantel Bumi.
Ketebalan mantel Bumi mencapai 2.900 kilometer dan merupakan bagian terbesar dari bagian Bumi sekitar 83.2 persen dari volume dan 67.8 persen dari keseluruhan masa Bumi.