peristiwa

Seorang Remaja Perkosa Pacarnya dan Mengajak 7 Temannya Untuk Menggilir Pacarnya, Satu Diantaranya Adalah Anak DPRD

Selasa, 4 Juni 2024 | 10:43 WIB
Pelaku pemerkosaan yang salah satunya anak DPRD (Facebook Jateng Update)

REKOMKITA - Sekelompok remaja ditangkap oleh aparat terkait kasus pemerkosaan. Satu diantaranya adalah anak anggota DPRD Kabupaten Sarolangun terlibat kasus pemerkosaan terhadap gadis berinisial FS (17).

Pelaku atas nama M Bustanil Arifin merupakan anak dari Azrai Wahab, anggota DPRD Sarolangun. Ia merupakan warga Sungai Benteng, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

"Anak dari anggota DPRD Sarolangun dari Dapil Singkut," ujarnya. Cindokembali menegaskan anak dari anggota DPRD itu terlibat dalam pemerkosaan. Para pelaku memerkosa korban secara bergantian.

Baca Juga: 7 Makam Pejabat Majapahit yang Menganut Agama Islam di Masa Kejayaan

"Dia ikut dalam pemerkosaan itu. Di TKP pertama itu di gudang milik anak anggota dewan itu," terangnya.

Ia melakukan pemerkosaan bersama 7 temannya. "Pelaku 8 orang. Salah satunya anak anggota DPRD Sarolangun," kata Kasat Reskrim Polres Sarolangun Iptu Cindo Kottama, Sabtu (27/4/2024).

Cindo menerangkan 5 dari 8 pelaku tersebut sudah ditangkap pihak kepolisian. Termasuk anak anggota DPRD Sarolangun itu.

Mereka ialah M Bustanil Arifin (21), Aldi Afrizal (18), Renaldi Alfarrzi (18), MRZ (16), dan RAU (16). Tiga orang lagi YA, RO, dan AP yang masih dalam pencarian polisi (DPO).

Polisi juga menerangkan aksi pemerkosaan awalnya dilakukan oleh pacar korban yang merupakan salah satu dari 8 pelaku. Namun, seiring berjalan waktu pacar korban mengajak 7 orang temannya itu.

"Kejadiannya 2 kali selang seminggu mulai akhir Januari hingga awal Februari 2024," terang Cindo.

Baca Juga: Syekh Siti Jenar Lahir dari Cacing yang Bermetamorfosa Menjadi Manusia

Menurut Cindo, pemerkosaan itu terjadi karena ada ancaman. Korban pernah melakukan video call seksual (VCS) dengan pacarnya.

Pelaku mengancam korban akan menyebarkan rekaman VCS itu ke media sosial jika tidak mau menuruti nafsu bejat mereka.

"Modusnya ancaman jika tidak mau akan disebarkan screen shot dan rekam layar VCS korban ke media sosial," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB