Pada abad ke 17, Dr Condom atau yang berjuluk Earl of Condom melalui hasil studi dan penelitiannya menemukan cara khusus untuk membentengi alat vital laki-laki agar tidak tertular dari penyakit kelamin.
Mulanya alat yang digunakan untuk melindungi alat vital laki-laki itu adalah usus domba setengah matang yang dibuat sedemikian rupa sehingga bisa membungkus alat vital laki-laki tersebut dengan nyaman.
Belakangan alat pelindung yang terbuat dari usus domba itu dikenal oleh masyarakat waktu itu dengan nama Kondom/Condom, diambil dari nama penemunya Dr Condom.
Dr. Condom sendiri merupakan seorang Dokter berkebangsaan Inggris, ia bekerja sebagai dokter pribadi Charles II yaitu salah satu Raja dari Kerajaan Inggris Raya yang hidup pada tahun 1630 hingga1685 Masehi.
Baca Juga: Perundungan Atau Aksi Bullying Siswa Sekolah Kembali Menyita Perhatian
Sebelum ditemukan oleh Dr Condom tentunya alat pelindung klamin laki-laki dari kejahatan kelamin perempuan atau sebaliknya itu belum bernama demikian, penggunaan istilah kondom baru pada masa Dr Condom hidup dan menemukannya.
Sebenarnya sebelum abad ke 17 masehi, alat serupa yang menyerupai Kondom sudah dikenal oleh bangsa-bangsa lain, di Prancis ditemukan lukisan dalam Gua Grotte Des Combarrelles yang diperkirakan dilukis pada tahun 11.000 SM.
Lukisan itu menggambarkan alat pelindung kelamin laki-laki dari bahaya gigitan binatang mematikan, penemuan ini menurut pakar sebagai bukti terawal keberadaan kondom.