REKOMKITA - Di Kota Ujung Pandang di Makasar pernah terjadi kerusuhan hebat, orang-orang Pribumi mengamuk dan menjarah toko-toko milik Cina dan membakarnya.
Asal-Usul seorang dari Cina bernama Beny dikenal sebagai Jagoan, kalau ngamuk biasa membawa parang. Suatu hari ketika ia mengamuk ia membunuh seorang bocah perempuan pribumi.
Beny ini zaman itu bekingnya aparat, maka tidak ada warga yang berani. Selain itu, Beny juga punya teman Geng-Geng Cina yang beroperasi di Kota Ujung Pandang.
Setelah terbunuhnya Bocah Pribumi oleh Beny, rupanya berita tersebar luas ke radio, dan isunya Beny pelaku justru tidak kunjung ditangkap.
Mendengar berita tersebut, Pribumi yang merasa kesal akhirnya melakukan serangan ke kediaman Beny, serangan pecah dengan dahsyat karena Beny dilindungi Geng Cina nya, namun serangan ini membuat Beny tewas.
Setelah tewasnya Beny, Pribumi makin menjadi-jadi mereka mengamuk dan mengobrak-abrik toko-toko Cina dan membakarnya. Akibatnya Kota kacau, aparat tak berkutik karena kekurangan Personil.
Pemerintah Orba akhirnya mengirimkan Tentara Tambahan dari Jawa guna mengamankan Kota, berangsur-angsur setelah datangnya Tentara dari Jawa Kota mulai terkendali.
Belakangan, Beny ini diisukan mengalami Gangguan Jiwa sehingga tidak dilakukan penangkapan kepada yang bersangkutan, namun Pribumi tidak percaya.