Media sosial sedang digemparkan dengan pernyataan seorang oppa Korea yang mengatakan, jika cewek Indonesia gampang diajak berhubungan intim.
Dalam podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier, oppa Korea yang dikenal bernama Daggy tersebut membeberkan fakta mengejutkan.
Daggy heran dengan banyaknya orang Indonesia yang tergila-gila dengan K-pop. Bahkan, menurutnya juga cewek-cewek di Indonesia sangat tergila-gila dengan laki-laki Korea.
Daggy juga menyebutkan alasan, mengapa ada banyak cewek di Indonesia yang tergila-gila pada cowok Korea. Menurutnya, cewek-cewek di Indonesia hanya menginginkan titel "cowok Korea" semata.
Mereka tidak peduli apakah laki-laki yang menjadi pasangannya itu punya wajah ganteng atau tidak. Ukuran tubuh yang tidak proposional sekali pun tak jadi masalah bagi mereka, menurut Daggy.
Tak mau disangka sebagai omong kosong belaka, Daggy pun memberi tahu bukti nyata kepada Deddy Corbuzier mengenai omongannya tersebut.
Baca Juga: Batal Menikah Dengan Muhammad Fardana, Bilqis Peluk Ayu Ting Ting Semalaman
Parahnya lagi, Daggy juga mengaku jika ia tidak bisa melupakan salah satu unggahan di komunitas ekspat Korea Selatan di Indonesia, Indosarang. Komunitas tersebut juga sempat ramai di Indonesia karena unggahan-unggahannya yang rasis dan merendahkan perempuan Indonesia.
Menurutnya, ada unggahan yang menunjukkan, jika ada seorang laki-laki Korea yang mengaku sudah punya istri di negara asalnya. Ia merasa kebingungan, karena dua cewek Indonesia yang jadi kekasihnya sama-sama tengah mengandung.
"Ada satu postingan di Indosarang yang gak bisa aku lupakan di Indosarang, 'Aku akan pulang ke Korea minggu depan pulang dan istriku lagi menungguku di Korea. Aku punya dua pacar di Indonesia, dan mereka semua hamil. Jadi, aku (harus) gimana?'," ungkap Daggy.
Daggy menyebut jika cewek-cewek yang tergila-gila dengan cowok Korea, dan sangat ingin memiliki pasangan dari Negeri Ginseng biasa disebut sebagai oppa hunter. Mereka biasanya tidak peduli bagaimana laki-laki Korea tersebut, tapi yang mereka pentingkan adalah masalah titel, bahwa mereka adalah orang Korea asli.