REKOMKITA- Pasukan Israel menunggu kabar tentang bagaimana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan menanggapi serangan langsung pertama Iran.
Kondisi pasukan Israel tersebut mengenyampingkan tekanan internasional untuk menahan diri atas konflik di Timur Tengah.
"PM Israel, Netanyahu pada hari Senin memanggil kabinet perangnya untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari 24 jam untuk mempertimbangkan tanggapan terhadap serangan rudal dan drone besar-besaran yang dilakukan Iran pada akhir pekan", kata sumber pemerintah seperti dikutip dari Reuters.
Serangan Iran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan sedikit kerusakan, berkat pertahanan udara dan tindakan penanggulangan yang dilakukan Israel dan sekutunya.
Namun, serangan itu meningkatkan kekhawatiran bahwa kekerasan yang berakar pada perang Gaza semakin meluas, dan ketakutan akan perang terbuka antara musuh lama.
“Peluncuran begitu banyak rudal, rudal jelajah dan drone ke wilayah Israel akan mendapat tanggapan” kata Kepala staf militer Israel Herzi Halevi mengatakan pada hari Senin.
Baca Juga: Balas Dendam, Lusinan Drone Berisi 20 Kg Peledak dan Rudal Diluncurkan Iran untuk Serang Israel
Ali Bagheri Kani, Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, kepada TV pemerintah pada Senin malam bahwa tanggapan Teheran terhadap setiap pembalasan Israel akan terjadi dalam hitungan detik.
“Dalam hitungan detik, karena Iran tidak akan menunggu 12 hari lagi untuk merespons”. katanya.