Hal itu dikatakan sumber tingkat tinggi Mesir, pada Kamis (23/05/2024) yang menyebutkan bahwa sikap Israel masih belum memenuhi syarat untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza dan pertukaran tahanan dengan pejuang Palestina.
Melansir Suarapalestina, Sumber tersebut menyatakan keheranan Mesir atas upaya beberapa pihak yang dengan sengaja menghina upaya Mesir untuk mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza.
“Beberapa pihak sedang bermain-main dengan menuduh para mediator melakukan tuduhan berturut-turut, menuduh bias, dan menyalahkan mereka karena menghindari pengambilan keputusan yang diperlukan,” kata sumber tingkat tinggi Mesir yang tidak mau disebutkan namanya.
Pihak media Israel, Times of Israel, pada Kamis menyebutkan bahwa Dewan Perang Israel memerintahkan tim perunding untuk melanjutkan upaya mencapai kesepakatan untuk membebaskan puluhan tahanan yang ditahan oleh Hamas dan pejuang Palestina lainnya di Jalur Gaza.
Media Israel juga melaporkan bahwa kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan setelah pertemuan Dewan Perang yang dibentuk setelah serangan pada tanggal 7 Oktober, di mana ia mengatakan bahwa “pertemuan tingkat tinggi” memerintahkan perunding Israel untuk melanjutkan negosiasi untuk mengembalikan para tahanan.
Perang di Jalur Gaza hanya berhenti selama tujuh hari sejak pecah pada tanggal 7 Oktober, ketika Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat berhasil menyelesaikan serangkaian gencatan senjata di mana kedua pihak menukar sejumlah tahanan dan korban pertempuran.
Media Israel, Haaretz, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pertemuan di Dewan Perang berlangsung lama dan profesional.
Para menteri membahas usulan dari tim perunding dengan tujuan melanjutkan perundingan dengan Hamas dan membahas tuntutannya untuk penghentian total permusuhan di Jalur Gaza, akan tetapi para pemimpin politik menentang perjanjian seperti ini.
Menteri di Dewan Perang mengambil keputusan yang bertujuan untuk memberikan lebih banyak ruang bagi para perunding Israael untuk melakukan “manuver” yang menguntungkan Israel.
Sumber: SuaraPalestina.com
Artikel Terkait
Sumpah Raden Patah, Kelak Ia Akan Mendirikan Masjid yang Tidak Akan Berubah Menjadi Kuil Memujaan
Kilang Minyak Pertamina Balikpapan Kebakaran, Apa Penyebabnya dan Adakah Korban Jiwa?
Api Sudah Dipadamkan, Inilah kondisi Kilang Pertamina Indonesia yang Terbakar di Balikpapan
Sultan Nuku atau Sultan Muhammad Amiruddin Saat Kecil Dinamai Kaicil Syaifuddin
Muncul Kesaksian Mel-mel yang Mengaku Bersama Eky , Vina, serta jadi Pasangan Linda di Malam Kejadian
Saksi yang Disebut Mel-mel, Ungkap Saat Dirinya Melihat Eky dan Vina Saat Dianiaya Hingga Tahu Siapa Saja Tersangka
Puluhan Ribu Warga Rohingya Kabur di Tengah Tuduhan Pemenggalan dan pembakaran di Myanmar
Jajanan Ala Wisata Kuliner di Bawa Jembatan Ampera Kota Palembang
Mengenai Rusak Laginya Pesawat Garuda Saat Angkut Jemaah Haji, Giliran Kemenhub Beri Teguran
Inilah Teguran Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk Garuda atas Masalah Penerbangan Haji