mancanegara

Gawat, Semenanjung Sinai di Mesir akan Dijajah Israel?

Minggu, 7 Juli 2024 | 08:19 WIB
Menteri Israel menyerukan untuk menyerang Semenanjung Sinai di Mesir (Suarapalestina)
REKOMKITA- Semenanjung Sinai di Mesir akan dijajah oleh pihak Israel? 
 
Kekhawatiran itu setelah Menteri Israel, Mihai Eliyahu mengakhiri postingannya dengan tautan ke situs web yang menjual barang-barang dengan slogan “Aneksasi Sekarang”.
 
Dia menyerukan perluasan kedaulatan Israel hingga ke Sinai Mesir, Lebanon selatan, dan akhirnya Yordania.
 
Baca Juga: Joe Biden Kirim Pesan Khusus Idul Adha Mengenai Palestina dan Israel, Apa Katanya?
 
Hal itu dikatakan Menteri Warisan Israel, Amihai Eliyahu, pada Rabu (03/07/2024), menyatakan hal yang kontroversi, di mana ia menyeru agar Israel kembali menganeksasi Semenanjung Sinai di Mesir.
 
Menteri Israel itu menerbitkan kembali postingan blog yang mempromosikan penjualan barang yang menyerukan penjajahan dan aneksasi Semenanjung Sinai. Selebaran tersebut menyerukan pembelian kaos yang dicetak dengan gambar yang seharusnya merupakan peta Israel, termasuk Tepi Barat, Gaza, dan Sinai, dan dengan slogan “Aneksasi Sekarang.”
 
Baca Juga: Israel Membunuh Lebih dari 200 Orang dalam Serangan di Gaza Tengah
 
“Pernahkah Anda melihat baju cantik ini?? Saya memesannya sekarang untuk seluruh keluarga! Rakyat menuntut pendudukan!” katanya dalam sebuah postingan.
 
Eliyahu adalah anggota Partai Kekuatan Yahudi, yang dipimpin oleh Menteri Keamanan Nasional, seorang ektremis sayap kanan, Itamar Ben-Gvir. Dalam sejarahnya, Israel menduduki Semenanjung Sinai pada perang Timur Tengah tahun 1967, akan tetapi wilayah tersebut dikembalikan ke Mesir pada tahun 1982 berdasarkan perjanjian damai Camp David pada tahun 1979.
 
Sementara itu, sejak tanggal 7 Oktober hingga saat ini, dengan dukungan Amerika dan Eropa, tentara Israel masih terus melanjutkan agresi terhadap Jalur Gaza dan juga melakukan serangan di berbagai kawasan di Tepi Barat.
 
Pesawat tempur Israel mengebom kawasan di sekitar rumah sakit, gedung, apartemen, dan rumah penduduk sipil Palestina. Israel juga mencegah dan memblokade masuknya air, makanan, obat-obatan, dan bahan bakar ke Jalur Gaza, di tengah bencana kelaparan yang semakin parah.
 
Sumber: Suarapalestina

Tags

Terkini