nasional

Prabowo Ceritakan Alasan di Balik Peluncuran Motor Nasional, Ada Hubungannya dengan Mobil Maung Buatan dalam Negeri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:20 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan segera meluncurkan motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat industri dalam negeri. (Dok. Sekretariat Presiden)

Rekomkita - Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan segera meluncurkan motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat industri dalam negeri dan mendorong kemandirian nasional. 

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri 'Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia' yang digelar di Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Presiden RI menilai, pembangunan industri nasional harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk petani. 

Baca Juga: Cerita Pilu Istri Kenang Suapan Terakhir Suaminya yang Menjadi Korban Ojol yang Tewas usai Dibegal di Tangerang

Prabowo menuturkan, ke depan, petani diharapkan dapat memanfaatkan kendaraan listrik produksi dalam negeri sebagai bagian dari kemajuan ekonomi nasional.

"Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini," kata Prabowo. 

"Motor listrik nasional. Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor listrik," jelasnya.

Baca Juga: Fakta Anyar Skandal Aniaya Keji Taufik Hidayat: Kartu AS dari 31 Saksi hingga Temuan Alat Siksa yang Ngeri

Berdayakan Produk Anak Bangsa

Prabowo menegaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju apabila mampu mengandalkan kekuatan sendiri. 

Oleh sebab itu, Kepala Negara RI itu mengajak seluruh masyarakat untuk terus percaya diri mengembangkan produk karya anak bangsa.

Baca Juga: Delegasi Eropa Kunjungi Minahasa Utara, ‎Perkuat Kolaborasi Pelestarian Keanekaragaman Laut dan Ekonomi Biru

"Kita optimistis. Kita canangkan cita-cita kita setinggi langit. Indonesia akan jadi negara makmur," tegasnya.

Prabowo lalu menyatakan, bangsa Indonesia selama ini dikenal sebagai bangsa yang ramah, namun tidak boleh dipandang lemah. 

Menurutnya, sudah saatnya Indonesia bangkit dengan mengandalkan kemampuan sumber daya manusia dan industri nasional.

Halaman:

Tags

Terkini