Debat Seru Bakom RI vs BEM UI: Qodari Jelaskan dengan To The Point Memahami Program MBG bagi Dunia Pendidikan

Photo Author
Toar Kenward, Rekomkita
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:56 WIB
Mengintip diskusi Bakom RI dengan BEM UI yang membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga manfaatnya bagi masyarakat. (Instagram.com/@zonamahasiswa.id)
Mengintip diskusi Bakom RI dengan BEM UI yang membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga manfaatnya bagi masyarakat. (Instagram.com/@zonamahasiswa.id)

Rekomkita - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) berdiskusi mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Diskusi itu tampak usai adanya perbincangan dua arah, antara Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari dengan Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra dalam diskusi publik bertajuk 'Dua Sisi', pada Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam forum debat publik itu, perbincangan menarik datang saat Mahasiswa UI tersebut membahas program MBG yang menggunakan anggaran pendidikan.

Baca Juga: Prabowo Ceritakan Alasan di Balik Peluncuran Motor Nasional, Ada Hubungannya dengan Mobil Maung Buatan dalam Negeri

Mahasiswa Nilai Anggaran Fokus untuk Pendidikan

Fathimah mulanya menyoroti anggaran program MBG yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 

Wakil Ketua BEM itu menyoroti, anggaran untuk program nasional itu seharusnya bisa lebih bermanfaat digunakan untuk pendidikan. 

"Bagi kami sama karena masih menggunakan sama-sama anggaran pendidikan," kata Fathimah. 

Baca Juga: Cerita Pilu Istri Kenang Suapan Terakhir Suaminya yang Menjadi Korban Ojol yang Tewas usai Dibegal di Tangerang

"Jadi, ini semua sebetulnya masih terkait dengan pendidikan karena anggarannya dari sama-sama pendidikan," sambungnya. 

Menanggapi hal itu, Qodari selaku Kepala Bakom RI mencoba meluruskan cara pandang Fathimah dalam memahami program MBG sebagai bagian dari pendidikan. 

Qodari: 56 Persen Siswa dalam Keadaan Lapar

Berdasarkan data yang diterimanya, Qodari membeberkan fakta bahwa sekitar 56 persen siswa masuk ke sekolah dalam keadaan lapar. 

Baca Juga: Fakta Anyar Skandal Aniaya Keji Taufik Hidayat: Kartu AS dari 31 Saksi hingga Temuan Alat Siksa yang Ngeri

Qodari lantas kembali menyoroti fenomena yang sering terjadi sebelum adanya program MBG. 

Halaman:

Editor: Toar Kenward

Sumber: RK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X