REKOMKITA – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap distribusi dan harga jual Minyakita di Pasar Inpres Pendopo, Kecamatan Talang Ubi. Sidak ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap potensi kelangkaan dan spekulasi harga yang dapat berdampak negatif terhadap masyarakat.
Hasil Sidak: Kenaikan Harga dan Keterbatasan Stok
Berdasarkan hasil pengecekan di berbagai toko di Pasar Inpres Talang Ubi, ditemukan bahwa Minyakita kemasan bantal 1 liter dijual dengan harga Rp17.000 per liter. Harga ini melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp15.700 per liter. Selain itu, ketersediaan Minyakita di pasar cukup terbatas.
Investigasi lebih lanjut terhadap beberapa pedagang mengungkap bahwa stok Minyakita diperoleh dari sales di Kota Prabumulih, bukan dari distributor resmi. Sementara itu, PT. Indomarco, yang merupakan distributor resmi Minyakita di Kabupaten PALI, telah dua bulan terakhir tidak menerima pasokan Minyakita kemasan bantal 1 liter dari pusat distribusi di Palembang.
Penyebab Kelangkaan dan Eskalasi Harga
Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H. mengungkapkan bahwa kelangkaan Minyakita di Kabupaten PALI dipengaruhi oleh berbagai faktor yang bersifat sistemik.
"Berdasarkan temuan kami, ada kendala dalam distribusi yang menyebabkan keterbatasan stok di pasar. Selain itu, pola distribusi yang melibatkan perantara atau pengecer dari luar daerah turut berkontribusi terhadap lonjakan harga yang terjadi saat ini," ujar AKBP Khairu Nasrudin.
Faktor utama yang memicu kelangkaan dan kenaikan harga Minyakita antara lain:
1. Distribusi Terbatas dari Pusat
PT. Indomarco sebagai distributor utama di PALI mengonfirmasi bahwa mereka hanya menerima 100 kardus Minyakita kemasan botol 2 liter pada bulan Februari. Sementara itu, pasokan Minyakita kemasan bantal 1 liter terhenti selama dua bulan terakhir, yang menyebabkan ketidakseimbangan distribusi.
2. Intervensi Perantara dalam Rantai Pasok
Sebagian besar toko di Pasar Inpres mendapatkan Minyakita dari sales di Kota Prabumulih, bukan langsung dari distributor resmi. Kondisi ini menciptakan rantai distribusi yang lebih panjang dan menambah beban biaya yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan harga di tingkat pengecer.
3. Peningkatan Permintaan Menjelang Ramadan
Pola konsumsi masyarakat menjelang Ramadan cenderung meningkat, terutama untuk bahan pokok seperti minyak goreng. Lonjakan permintaan ini tidak diimbangi dengan suplai yang cukup, sehingga harga di pasaran mengalami eskalasi.
Tindakan Polres PALI: Penegakan Hukum dan Stabilisasi Pasar
Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap pelaku usaha yang diduga melakukan praktik spekulatif, termasuk penimbunan atau manipulasi harga.
"Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan Disperindag Kabupaten PALI untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan pelaku usaha yang sengaja menimbun atau menjual dengan harga yang tidak wajar, kami akan menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar AKP Nasron Junaidi.
Artikel Terkait
BNNK Muara Enim Koordinasi dan Implementasi Kurikulum Anti Narkoba di SMAN 2 Muara Enim
Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim, Edison- Sumarni Sambangi Forkopimda
Berbagi di Momen Bulan Suci Ramadhan, Sat Binmas Polres PALI Bagikan Takjil di Panti Asuhan Jaya Murni
Budayakan Berbagi Antar Sesama, Polres PALI Melalui Polsek Penukal Utara Bagi-Bagi Takjil Gratis ke Pengguna Jalan
Gubernur Herman Deru Ikuti Rakor Penanganan Inflasi dan Pembahasan Antisipasi Cuaca Ekstrim Secara Virtual Bersama Mendagri
Wagub Cik Ujang ajak Masyarakat Dukung Program Sumsel Maju Terus Untuk Semua
Asyik, BPJS Masih Menunggu Proses Integrasi, Bupati PALI Gratiskan Layanan Kesehatan di RSUD Talang Ubi Gedung Baru
Curi Motor di Halaman Rumah, Warga Desa Betung ini Diamankan Unit Reskrim Polsek Penukal Abab
Pastikan Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Gelar Patroli di Perbatasan Kabupaten PALI dan Muara Enim
Kepala Kantor Pertanahan PALI, Yohanes Tak Alergi dengan Media, Oh Ternyata ini Sebabnya!