REKOMKITA-- Sebagai bentuk tanggung jawab atas kecelakaan Bus di Ciater Subang Sabtu (11/5/2024) Yayasan Kesejahteraan Sosial yang menaungi SMK Lingga Kencana mengadakan konferensi Pers.
Dian Nufrida, selalu pengurus yayasan menjawab pertanyaan awak media seputar acara perpisahan SMK Lingga Kencana yang berakhir kecelakaan di Ciater Subang di mana bus terguling dan memakan korban jiwa.
Dian Nufrida merinci peserta dari SMK Lingga Kencana yang berangkat dan juga membahasa kelayakan bus yang ternyata alami kecelakaan.
"Kemarin yang berangkat 157, dimana 22 guru dan 128,' tuturnya mengenai peserta yang berangkat.
Ketika awak media menanyakan acara apa sehingga pelajar SMK berangkat, Dian menyebut acara perpisahan kelas.
"Itu acara perpisahan sekolah, "jawabnya.
Dian menyebut memberangkatkan tiga bis total peserta 157 dibagi 3 bus, Dan ini merupakan giatan tahunan di mana kegiatan ini melalui kesepakatan siswa dengan guru.
Penunjukan PO Bus juga menurut Dian dilakukan dengan resmi.
Mengenai pertanyaan apakah pihak yayasan sudah melakukan pengecekan terkait kelayakan busi Diah sempat terdiam beberapa detik kemudian mengiyakan namun tampak tak tak begitu yakin. Korban
Namun menurutnya bukti bahwa dua bus lain tak alami kecelakaan adalah bukti bahwa mereka sudah mengecek PO masalah kelayakan.
"Almdulillah yang dua bis baik-baik saja. Sebenarnya sejak awal kami yakin dengan PO ini, kalau tidak yakin kami tidak akan berangkatkan! "tegasnya.
Artikel Terkait
Kecelekaan Bus Rombongan Pelajar SMK Lingga Kencana Depok Di Ciater, Bagaimana Kronologi dan Berapa Jumlah Korban?
'Gercep' Pemerintah Depok Kirim 32 Ambulans Jemput Korban Kecelakaan Bus Pelajar Linggga Kencana di Ciater Subang
Inilah Foto Para Pelajar SMK Lingga Kencana Depok Tepat di Depan Bus Sebelum Terguling dan Memakan Korban