Awal Mula Kontroversi dr Elda Putri Rahardini, Dokter Perundung Pasien BPJS hingga Berujung Minta Maaf

Photo Author
Toar Kenward, Rekomkita
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 17:46 WIB
Menyoroti viralnya kasus komentar seorang dokter bernama dr Elda Putri Rahardini yang dinilai tak etis saat menanggapi keluhan pasien BPJS. (Instagram.com/@fakta.indo)
Menyoroti viralnya kasus komentar seorang dokter bernama dr Elda Putri Rahardini yang dinilai tak etis saat menanggapi keluhan pasien BPJS. (Instagram.com/@fakta.indo)

Baca Juga: Viral Kebakaran TPS Kramat Jati: Beko Patungan Warga Tak Bisa Jangkau Lokasi hingga Satu Petugas Damkar Jakarta Timur Meninggal Dunia

Di samping itu, dr Elda juga diketahui pernah memperoleh penghargaan ACPM 2025, sebagaimana ditampilkan dalam unggahan akun @internaugm.

"Selamat dan sukses kepada dr Elda Putri Rahardini sebagai Best Systematic Review pada ajang The 20th Congress of Asian College of Psychosomatic Medicine (ACPM) 2025," tulis postingan tersebut.

Kendati demikian, sebagian publik lantas menilai hal tersebut menjadi ironi bagi sosok dokter yang memperoleh pendanaan negara, namun dinilai tidak etis dalam berkomunikasi di hadapan pasien.

Baca Juga: Tawarkan Program Peningkatan Kapasitas Wartawan, Kang Andhy Maju di Bursa Calon Ketua PWI Jabar 2026

Akhirnya Minta Maaf Secara Terbuka

Dalam kesempatan berbeda, dr Elda menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai viral kontroversi tersebut.

"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum, teman-teman, dan masyarakat luas," tulis dr Elda dalam pernyataannya, pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Baca Juga: Dari Ekskul Sekolah ke Pimred Media, Ini Kisah Emas Perjalanan Jurnalis Arvendo Mahardika di Pro-spective Bootcamp Promedia Group

dr Elda lantas menyesali tindakannya tidak mencerminkan sumpah profesi kedokteran maupun moral dan etika yang seharusnya dijunjung tinggi.

Pada pernyataannya, sosok dokter perundung pasien BPJS itu juga mengakui dirinya sebagai jebolan penerima LPDP.

"Sebagai dokter dan tenaga kesehatan, saya seharusnya mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, bagi sebagai individu, alumni institusi pendidikan, maupun penerima beasiswa LPDP," tandasnya.

Halaman:

Editor: Toar Kenward

Sumber: RK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X