Pemprov DKI Bongkar JPO di Rasuna Said usai Viral Disebut 'Love-Hate Relationship', Kenapa Ya?

Photo Author
Toar Kenward, Rekomkita
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:57 WIB
Menyoroti viralnya keluhan warga Jakarta Selatan ihwal JPO di Rasuna Said yang disindir punya konsep love-hate relationship.  (Instagram.com/@jakartaview.id)
Menyoroti viralnya keluhan warga Jakarta Selatan ihwal JPO di Rasuna Said yang disindir punya konsep love-hate relationship. (Instagram.com/@jakartaview.id)

Baca Juga: Awal Mula Kontroversi dr Elda Putri Rahardini, Dokter Perundung Pasien BPJS hingga Berujung Minta Maaf

"Sementara yang oleh LRT dan juga KAI, ini yang lebih baru," terang Pramono.

Dinilai Masalah Ego Pemimpin Terdahulu

Selain itu, Pramono menilai keberadaan dua JPO dengan fungsi yang sama itu menunjukkan adanya persoalan dalam kebijakan pembangunan fasilitas publik pada masa lalu.

Baca Juga: Skandal Dugaan Penyelewengan Dana Desa Watudambo II: Polisi Bidik Aktor Utama 'Perampok' Gaji Guru dan Proyek Jalan Siluman Rp214 Juta

"Tetapi setelah saya lihat sendiri, ini menunjukkan bahwa dulu dalam membuat kebijakan seringkali seperti yang saya katakan," bebernya.

"Ego pemimpinnya itu tidak dikomunikasikan secara baik, sehingga sebenarnya dua-duanya ini fungsinya sama persis," sambung Pramono.

Oleh sebab itu, Pramono memastikan JPO lama milik Pemprov DKI Jakarta akan dibongkar, sementara JPO yang lebih baru akan dipertahankan dan diperbaiki fasilitasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu Debitur FLPP, BRI Perkuat Dukungan Program 3 Juta Rumah

Beda Model JPO versi DKI vs KAI

Usut punya usut, masalah ini bermula saat satu JPO yang dijuluki 'love and hate' dan merupakan milik Pemprov DKI itu dibangun terlebih dulu dan berfungsi sebagai fasilitas penyeberangan bagi masyarakat umum.

Sedangkan, satu JPO lainnya merupakan JPO integrasi yang dibangun pihak KAI dan LRT Jabodebek sebagai bagian dari fasilitas integrasi antarmoda yang menghubungkan Stasiun LRT Jabodebek dengan Halte Transjakarta.

Baca Juga: Viral Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 Tunggu Evakuasi, Kapal Terbakar saat Berlayar di Perairan Sumenep

Selama ini, JPO milik Pemprov DKI juga pernah menjadi akses langsung menuju halte Transjakarta, sebelum Halte Transjakarta dipindahkan ke bawah Stasiun Terintegrasi LRT Jabodebek.

Setelah halte dipindahkan dan diintegrasikan dengan Stasiun LRT Jabodebek, akses menuju halte tidak lagi melalui JPO eksisting, melainkan melalui JPO integrasi yang dibangun oleh pihak LRT Jabodebek.

Halaman:

Editor: Toar Kenward

Sumber: RK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X