REKOMKITA - Burung Garuda merupakan burung mistis yang berasal dari Mitologi Hindu yang berasal dari India dan berkembang di wilayah Indonesia sejak abad ke-6. Burung Garuda itu sendiri melambangkan kekuatan, sementara warna emas pada burung garuda itu melambangkan kemegahan atau kejayaan.
Melansir indonesiabaik.id, burung Garuda Pancasila melambangkan kekuatan dan warna emasnya melambangkan kemuliaan. Perisai di tengah melambangkan pertahanan bangsa Indonesia. Kedua kaki burung garuda yang kokoh mencengkeram pita putih bertuliskan Bhineka Tunggal Ika.
Jumlah 45 bulu tersebut menunjukkan angka tahun Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tahun 1945. Pada dasarnya setiap bulu yang terdapat pada bagian-bagian tubuh Burung Garuda ini mengandung makna angkanya masing-masing.
Baca Juga: Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah
Alasan dipilih burung garuda sebagai nama lambang negara Indonesia karena Garuda mampu melambangkan kebaikan, pengetahuan, keberanian, kekuatan, kesetiaan, dan kedisiplinan.
Warna pokok dari Burung Garuda, adalah kuning emas. Warna kuning emas melambangkan keagungan. Bangsa Indonesia senantiasa menjunjung tinggi martabat bangsa yang bersifat agung dan luhur.
Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat Tanggal 11 Februari 1950. Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan.
17 helai bulu sayap kanan dan kiri: melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. 45 helai bulu leher: melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945. 19 helai bulu pangkal ekor: melambangkan tahun Kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945.
Jumlah masing-masing sayap bulunya berjumlah 17 yang mempunyai makna, tanggal kemerdekaan negara kita yakni tanggal 17. Bulu ekor memiliki jumlah 8 yang melambangkan bulan kemerdekaan negara kita bulan Agustus yang merupakan bulan ke-8.
Keduanya memiliki arti sebagai tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945. Sehingga secara keseluruhan, bulu Garuda memiliki arti lambang kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Kepala Burung Garuda yang menoleh ke kanan dianggap sebagai tanda kebenaran bagi Indonesia oleh orang zaman dahulu.
Figur Sultan Hamid II memiliki karya fenomenal berupa Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila. Melalui Buku ini Generasi Muda dapat mereguk saripati sejarah yang sangat berharga dalam diskursus ketatanegaraan, proses hukum makar dan keikhlasan seorang yang berjiwa kenegarawanan.
Artikel Terkait
Sejarah Puyang Serampuh atau Puyang Raden Sirah Ampuh Makhdum Sakti Leluhur Masyarakat Desa Betung Abab
Hantaran Jelang Pernikahan adalah Tradisi Perkotaan, Bukan Budaya Asli Masyarakat Betung Abab, Perlu Dihapuskan?
Bocah SD Viral Karena Membawa Adiknya ke Sekolah Lantaran Ibunya Sudah Meninggal Dunia
Kisah Nyata yang Sangat Sadis dan Mengerikan ini Diangkat Dalam Sebuah Film Layar Lebar “Vina Sebelum 7 Hari”
Candi Cangkuang di Jawa Barat Merupakan Candi Hindu, Selain Tempat Pemujaan Juga Tempat Menyimpan Abu Jenazah
Bunga Melati Disebut Bunga Lengkap dan Banyak Manfaatnya Serta Disukai Oleh Seluruh Dunia
Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah