Sudharnoto belajar mencipta lagu ketika masih belasan tahun. Lagu pertamanya adalah "Bunga Sakura". Lagu ciptaannya yang juga populer adalah lagu "Mars Dharma Wanita", juga lagu-lagu pop seperti "Setitik Kasih" dan "Di Tokyo Kita kan Bertemu". Namun tentu saja, karya terbesarnya adalah "Garuda Pancasila".
Baca Juga: Bocah SD Viral Karena Membawa Adiknya ke Sekolah Lantaran Ibunya Sudah Meninggal Dunia
Sisi kesejarahan lambang negara itu dimulai pada tahun 1945 sebelum merdeka, tepatnya pada tanggal 13 Juli 1945 dalam rapat Panitia Perancang Undang-Undang Dasar 1945, salah satu anggota panitia bernama Parada Harahap mengusulkan tentang lambang negara.
Pertama kali lambing Negara RI Garuda Pancasila digunakan oleh Sultan Hamid II dari Pontianak yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950. Ia diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. 43/1958.
bagian Garuda Pancasila yaitu: 17 helai bulu sayap kanan dan kiri: melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. 45 helai bulu leher: melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945. 19 helai bulu pangkal ekor melambangkan tahun Kemerdekaan Indonesia, yaitu 1945.
Artikel Terkait
Sejarah Puyang Serampuh atau Puyang Raden Sirah Ampuh Makhdum Sakti Leluhur Masyarakat Desa Betung Abab
Hantaran Jelang Pernikahan adalah Tradisi Perkotaan, Bukan Budaya Asli Masyarakat Betung Abab, Perlu Dihapuskan?
Bocah SD Viral Karena Membawa Adiknya ke Sekolah Lantaran Ibunya Sudah Meninggal Dunia
Kisah Nyata yang Sangat Sadis dan Mengerikan ini Diangkat Dalam Sebuah Film Layar Lebar “Vina Sebelum 7 Hari”
Candi Cangkuang di Jawa Barat Merupakan Candi Hindu, Selain Tempat Pemujaan Juga Tempat Menyimpan Abu Jenazah
Bunga Melati Disebut Bunga Lengkap dan Banyak Manfaatnya Serta Disukai Oleh Seluruh Dunia
Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah