REKOMKITA--Anandira Puspita harus dditangkap polisi atas laporan perselingkuhan suaminya Lettu Agam.
Mirisnya penangkapan Anandira Puspita dilakukan di tempat umum yaitu SPBU.
Anandira Puspita yang saat itu sedang di Jakarta untuk temui pengacara di paksa kembali ke Denpasar.
Mobil yang dikendarainya dikelilingi oleh kepolisian.
Baca Juga: Miris, Anandira Pustita Istri Lettu Agam Dipenjara karena Laporkan Perselingkuhan Suaminya
"Selamat siang mba dira kami dari polresta Denpasar! " Ujar salah satu polisi.
Polisi dari Bali sengaja terbang ke Jakarta untuk menangkapnya.
"Seolah-olah aku ini teroris! " keluh Anandira.
Kemudian polisi memaksanya untuk keluar dari mobil.
Alasannya status naik jadi tersangka, hingga vpara polisi itu bermaksud menangkap Anandira.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT. KAI Syarat IPK 3,5 dan TOEFL 500 Bikin Gaduh, Begini Tenyata Alasannya
Anandira kemudian mempertanyakan statusnya yang baru tersangka.
Belum ada surat penangkapan yang dikirim padanya untuk melegalkan penangkapan.
Kemudian alasan mereka hanya menjalankan perintah atasan.
Artikel Terkait
Muara Enim Krisis Figur Kepemimpinan, Waktunya Bagi Hanan Ikut Kontestasi Pilkada Muara Enim 2024, Apa katanya?
Kunjungi Wisata di Gelumbang, Potret Turis Asing Asal Jerman Makan Dadar Gulung
Lowongan Kerja PT. KAI Syarat IPK 3,5 dan TOEFL 500 Bikin Gaduh, Begini Tenyata Alasannya
Jay Idzes Menjadi Salah Satu Bintang Vanezia FC yang Berperan Penting Dalam Perjalanan Club
Bunga Melati Disebut Bunga Lengkap dan Banyak Manfaatnya Serta Disukai Oleh Seluruh Dunia
KPUD Muara Enim Buka Pendaftaran PPK untuk Pemilukada Serentak 2024, Berikut Tata Caranya!
Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah
Timnas Indonesia U23 Bertekat Meraih Poin Melawan Jordan U23, Untuk Mendapatkan Tiket ke Perempat Final Piala Asia U23
Burung Garuda Sebagai Lambang Kemerdekaar Repuplil Indonesia, Ternyata Masih Banyak yang Tidak Tau Asal Usulnya
Bendera Merah Putih yang Pertama Kali Dikibarkan adalah Bendera yang Dijahit Oleh Ibu Fatmawati pada Tahun 1944