Anandira terus dipaksa mengikuti mereka. Meskipun Anandira Puspita sedang menggendong bayinya namun polisi tetap ingin membawanya pergi.
Baca Juga: Inilah Alasan Prabowo Minta Pendukungnya Tak Jadi Demo di MK
Di sebelah kanan dan kiri dipegang polisi sementara tangan Anandira masih menggendong bayi.
Sementara itu anak pertama Anandira yang menyaksikan semua menangis meraung-raung.
Anandira dibawa pulang dulu ke rumahnya menggunakan mobil polisi.
Ponsel disita dan dirinya tak boleh menghubungi keluarga.
Anandira dibawa ke rumah agar bisa menyimpan bayinya, namun karena tak ada yang bisa menjaga bayinya.
Baca Juga: Pendakwah Muda Ning Umi Laila Dianggap Gunjing Rhoma Irama: Kecolongan!
Keinginan Anandira bawa bayi sempat ditolak polisi.
"Kalau mbak bawa bayi nanti saya dimarahi atasan! " ujar polisi.
Ditengah perdebatan datanglah pengacara Anandira, akhirnya Anandira tak dibawa ke Denpasar.
Anandira kembali ke Denpasar bersama anak-anaknya.
Kemudian turunlah surat pemanggilan pertama. Anandira datang ke kantor polisi dengan status tersangka.
Pengacara melayangkan surat penangguhan penahanan.
Namun polisi menolak surat penahanan itu hingga dirinya harus ditahan 1x 24 jam.
Malam itu Anandira ditahan di kantor polisi bersama bayinya.***
Artikel Terkait
Muara Enim Krisis Figur Kepemimpinan, Waktunya Bagi Hanan Ikut Kontestasi Pilkada Muara Enim 2024, Apa katanya?
Kunjungi Wisata di Gelumbang, Potret Turis Asing Asal Jerman Makan Dadar Gulung
Lowongan Kerja PT. KAI Syarat IPK 3,5 dan TOEFL 500 Bikin Gaduh, Begini Tenyata Alasannya
Jay Idzes Menjadi Salah Satu Bintang Vanezia FC yang Berperan Penting Dalam Perjalanan Club
Bunga Melati Disebut Bunga Lengkap dan Banyak Manfaatnya Serta Disukai Oleh Seluruh Dunia
KPUD Muara Enim Buka Pendaftaran PPK untuk Pemilukada Serentak 2024, Berikut Tata Caranya!
Harimau Sumatera yang Habitat Aslinya di Pulau Sumatera Ini Dilindungi Karena Hampir Punah
Timnas Indonesia U23 Bertekat Meraih Poin Melawan Jordan U23, Untuk Mendapatkan Tiket ke Perempat Final Piala Asia U23
Burung Garuda Sebagai Lambang Kemerdekaar Repuplil Indonesia, Ternyata Masih Banyak yang Tidak Tau Asal Usulnya
Bendera Merah Putih yang Pertama Kali Dikibarkan adalah Bendera yang Dijahit Oleh Ibu Fatmawati pada Tahun 1944