Penemu Situs Candi Bumi Ayu Sebagai Warisan Cagar Budaya di PALI

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Kamis, 25 April 2024 | 10:45 WIB
Candi Bumi Ayu (Facebook Palembang)
Candi Bumi Ayu (Facebook Palembang)

REKOMKITA - Candi Bumiayu adalah salah satu situs peninggalan agama Hindu yang terdapat di pesisir sungai Lematang, tepatnya di Desa Bumiayu, Kecamatan Tanah Abang, Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan.

Kawasan Candi Bumi Ayu berada diatas lahan seluar 75 hektar, tapi baru dibebaskan sekitar 20 hektar dalam kawasan yang sudah di bebaskan itu terdapar 12 Candi yang sudah ditemukan dari jumlah tersebut baru 5 candi yang batu dipugar yaitu Candi 1, 2, 3, 7 dan 8. Sebagian candi lainnya ada sekitar 5 candi.

Sebuah kompleks candi bercorak Hindu juga berhasil ditemukan jejaknya di tepian Sungai Lematang, Desa Bumi Ayu, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan. Candi tersebut juga tak kalah menarik untuk dikulik lebih dalam.

Baca Juga: Sungai Musi Terletak di Provinsi Sumatra Selatan Sekaligus Merupakan Sungai terpanjang di Sumatera dan Salah Satu Sungai Terpanjang di Indonesia

Kompleks candi tersebut bernama Candi Bumiayu yang ditemukan oleh E.P. Tombrink pada tahun 1864 dalam Hindoe Monumenten in de Bovenlanden van Palembang.

Arca (Sudirga Mandala Museum Candi Bumi Ayu)

Penemuan-penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh E.P. Tombrink, ia berhasil menemukan arca dari trasit berjumlah puluhan buah, salah satunya adalah arca Nandi. Kemudian, A.J. Knaap menemukan reruntuhan setinggi 1,75 meter di wilayah Lematang.

Arca tanpa kepala (Sudirga Mandala/museum Candi Bumi Ayu)

Kemudian para peneliti Belanda ini juga menemukan sudut bangunan dengan hiasan mahluk Gana dari Terrakota, kemuncak bangunan, Arca Brahma, Lingga, dan Arca tanpa Kepala.

Baca Juga: Sang Pencipta Lagu Indonesia Raya WR Supratman dan Berperan Juga Dalam Sejarah Sumpah Pemuda

Tahun 1973, Pusat Penelitian Nasional bersama Museum Universitas Pennsylvania dari Amerika mengadakan penelitian di situs Bumiayu. Pada penelitian tersebut berhasil ditemukan runtuhan bangunan dari batu bata.

Dari penemuan-penemuan ini, telah dibuktikan bahwa Candi Bumiayu dulunya ada sekelompok orang yang sudah mampu menghasilkan mahakarya yang indah. Bahkan, arca-arca itu di antaranya masih terkait dengan seni pahat yang tinggi.

Bukti bahwa Candi Bumiayu bercorak Hindu terlihat dari penemuan Arca-arca dewa Hindu seperti Arca Siwa dan Arca Agasatya. Menurut para peneliti, Arca tersebut telah diciptakan sekitar abad 9-10.

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X