REKOMKITA - Polisi Wisconsin menembak dan membunuh seorang siswa yang menurut para pejabat datang ke sekolah menengah setempat dengan membawa senjata. Siswa tersebut tidak pernah masuk ke sekolah tersebut, namun sebagai tindakan pencegahan, seluruh distrik dikunci pada Rabu malam (11/10) pagi.
Pihak berwenang menggambarkan siswa tersebut sebagai seorang remaja laki-laki tetapi tidak memberikan identifikasi lebih lanjut atau rinciannya sambil menunggu penyelidikan.
Para siswa telah berkumpul kembali dengan orang tua mereka, beberapa di antaranya menunggu hingga lima jam hingga anak-anak mereka diturunkan di pusat penyimpanan bus di Mount Horeb, sebuah desa sekitar 20 mil barat daya Madison, ibu kota negara bagian, menurut WMTV 15 berita.
Tidak ada mahasiswa atau staf lain yang terluka dalam penembakan itu, Josh Kaul, jaksa agung Wisconsin, mengatakan dalam konferensi pers hari Rabu.
Pihakberwenang dalam pengarahan tersebut menggambarkan siswa tersebut sebagai seorang remaja laki-laki tetapi tidak memberikan identifikasi lebih lanjut atau secara spesifik mengenai jenis senjata api yang dia miliki dan apakah ada tembakan yang dilepaskan ke arah polisi, sambil menunggu penyelidikan oleh penegak hukum lokal, negara bagian dan federal.
Baca Juga: Mau Tau Jawaban Dari Perdebatan Antara Telur atau Ayam yang Lebih Dulu ? Simak Jawabannya Berikut !
“Insiden seperti ini adalah mimpi buruk bagi setiap orang tua,” kata Kaul. “Ada laporan tentang seseorang membawa senjata di sekolah, dan penegak hukum meresponsnya. Itu adalah situasi yang berbahaya.”
Artikel Terkait
PARAH! Penerima Bantuan KIP Kuliah di Undip ini Adalah Selebgram ini Gaya Hidupnya Mewah, Siapa Dia?
10 Ribu Jenazah Penduduk Palestina di Jalur Gaza Masih di Bawah Reruntuhan
Megawati Hangestri Pertiwi Resmi di Perpanjang Kontrak Klub Voli Red Sparks Korea Selatan
Alam Kubur Serem Loh ! Buat yang Sering Ngomong dan Tiduran Pas Adzan Berkumangang, Baca Artikel Berikut !
Inilah Detik-detik Korban Masuk Kamar Hotel Pagi, Lalu Pelaku Dorong Koper Berisi Mayat Rini Maryani dengan Santainya Lepas Maghrib
War SO7 Trending, Warganet :Lebih Susah deh dari pada War KPop
Anak laki-laki yang tewas dalam serangan pedang di Hainault bersekolah di sekolah swasta yang sama dengan korban di Nottingham
Bakal Calon Bupati PALI, H Asri Ag Hadiri Undangan Ketum PKB Muhaimin Iskandar
Nilai Skuad Timnas Indonesia U-23 Lebih Tinggi Dibandingkan Nilai Skuad Irak U-23 di Piala Asia U23.
PKB Undang Bakal Calon Bupati PALI, H Asri Ag, Taaruf dengan Bakal Calon Kepala Daerah Zona Sumatera II