Situs Gunung Padang Memicu Kontroversial Karena Klaim Sebagai Piramida Tertua di Dunia

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Senin, 13 Mei 2024 | 19:29 WIB
Situs Gunung Padang (nationalgeografhic.grid.id)
Situs Gunung Padang (nationalgeografhic.grid.id)

REKOMKITA - Tidak dapat dipungkiri jika Indonesia menjadi kawasan penting dalam pengungkapan sejarah dunia. Mulai penemuan manusia purba dengan ukuran tubuh kecil hingga penemuan situs gunung Padang yang disebut-sebut merupakan Piramida tertua, bahkan lebih tua dari Piramida di Mesir.

situs megalitik Gunung Padang adalah sebuah piramida yang lebih tua daripada Piramida Giza di Mesir. Piramida Gunung Padang, menurut mereka, berusia sekitar 20 ribu tahun. Sementara itu, piramida Mesir diperkirakan berusia sekitar 4.000 tahun.

Situs Gunung Padang Memicu Kontroversial Karena Klaim Sebagai Piramida Tertua di Dunia, yang berada di Cianjur, Jawa Barat. Sebuah gunung memiliki teras-teras batu, yang menjadi tempat bagi orang-orang untuk mengadakan ritual keagamaan.

Baca Juga: Jejak Bangsa Kimmeria yang Hebat Tetapi Terlupakan Dalam Sejarah Turki Kuno

Dengan luas mencapai 291.800 m², situs ini tercatat sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara.

Umur susunan batu yang berbeda-beda dari setiap lapisannya. Lapisan teratas berumur lebih muda, yaitu 500 tahun Sebelum Masehi, ada pula lapisan yang berumur 7.000 tahun Sebelum Masehi.

Situs ini ditemukan pada tahun 1914 dan masih diteliti hingga saat ini. Menurut beberapa ahli sejarah, situs Gunung Padang disebut sebagai situs tertua di dunia yang mengalahkan Piramida Giza yang ada di Mesir.

Situs Gunung Padang pertama kali ditemukan oleh seorang peneliti Belanda, N. J. Krom pada tahun 1914. Pada saat itu, belum ada nama untuk Gunung Padang. N. J. Krom hanya menyebutkan bahwa situs berada dekat Gunung Melati. Sejak itu, situs di Gunung Padang luput dari penelitian dan perbincangan.

Baca Juga: Stonehenge Adalah Monumen Prasejarah yang Sulit Untuk Difahami

Situs Gunung Padang merupakan peninggalan Megalitikum berbentuk punden berundak yang terletak di perbatasan Dusun Gunung Padang dan Panggulaan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Dengan demikian, punden berundak adalah bangunan suci tempat pemujaan roh leluhur yang bentuknya bertingkat-tingkat atau berundak-undak. Hal ini memberi anggapan bahwa nenek moyang berada di puncak gunung.

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X