Peta 3D Alam Semesta Yang Masih Bisa Diamati Oleh Perkembangan Pengetahuan Dan Teknologi

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Jumat, 17 Mei 2024 | 22:36 WIB
Peta 3D Alam Semesta (SainsTech ID)
Peta 3D Alam Semesta (SainsTech ID)

The Sloan Sigital Sky Survey (SDSS) telah mempublikasikan analisis menakjubkan tentang alam semesta. Dipublikasikan dalam 23 makalah, proyek bernama Extended Baryon Oscillation Spectroscopic Survey (eBOSS) ini mengukur lebih dari dua juta galaksi dan quasar. Hasil akhirnya berupa peta tiga dimensi terbesar dari alam semesta.

Meskipun pengamatan sebelumnya telah memetakan galaksi terdekat dari Bima Sakti dan menelitinya pada Cosmic Microwave Background (CMB), tapi masih ada celah dalam data tersebut.

Baca Juga: Aksi Seorang Perawat di Rumah Sakit Sri Ratu Medan Viral

Peta ini merupakan pemahaman terbaik kita tentang laju ekspansi alam semesta sejak Big Bang. Hasil studi menegaskan bahwa ekspansi alam semesta mulai berjalan sekitar enam miliar tahun lalu dan kemudian semakin cepat setelahnya. Diduga ekspansi disebabkan oleh zat yang dikenal sebagai energi gelap.

pemetaan 3 dimensi ini mencakup pengamatan struktur besar seperti filamen kosmik dan simpul galaksi. Dengan memahami struktur alam semesta secara keseluruhan, maka para ilmuwan dapat membuat perkiraan tentang jarak antara berbagai objek dengan mempelajari hubungan spasial antara mereka.

Baca Juga: Pulau Mitos Atlantis Tenggelam ke Laut Lebih dari 10.000 Tahun yang Lalu

Peta 3D Alam Semesta Yang Masih Bisa Diamati Oleh Perkembangan Pengetahuan Dan Teknologi Manusia dengan memahami truktur alam semesta secara keseluruhan.

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X