Aria Wiraraja adalah orang yang memprofokatori Jayakatwang untuk brontak pada Singasari, Kerajaan Singasari pun kemudian runtuh.
Ia juga adalah orang yang memprofokatori Raden Wijaya untuk menuntut balas pada Jayakatwang atas runtuhnya Singasari, Jayakatwang pun kemudian tewas terbunuh.
Dua langkah politik Aria Wiraraja itu terbil sukses tanpa hambatan, atas kesuksesan dalam mengadu domba demi tujuannya itu, tokoh iniiboleh dibilang lebih hebat dari Sengkuni.
Dikemudian hari atas kesuksesan dua langkah politiknya itu, ia melenggang bebas menjadi Raja, tapi kecerdikan dan kelicikannya dalam politik itu rupanya makan tumbal, sebab Ranggalawe, yaitu anaknya sendiri tewas mengenaskan.
Kabar mengenai tokoh yang disebut Aria Wiraraja ini dikisahkan dalam berbagai sumber sejarah.
Diantaranya Naskah Pararaton,dan Babad Manik Angkeran. Dalam Pararaton disebutkan nama kecil atau nama asli dari Aria Wiraraja adalah Banyak Wide.
Sejak kecil Banyak Wide dikisahkan memiliki kecerdasan di atas rata-rata, ketika dewasa ia dikenal karena kecerdikannya dalam mengatur siasat perang.
Naskah Pararaton mencatat bahwa Banyak Wide merupakan anak tertua di nangka, dan menjadi Abdi Kertanegara yang kala itu menjabat sebagi Raja Singasari.
Adapun mengenai asal-usul Wiraraja terdapat beberapa perbedaan antar penulis sejarah.
Terdapat tiga versi yang menyebutkan tempat kelahiran Aria Wiraraja, Versi pertama yaitu menyatakan bahwa Aria Wiraraja atau Banyak Wide lahir di Karang Nangkan, Reberu, Sumenep.
Versi kedua sebagaimana yang disebutkan dalam babad Manik Angkeran disebutkan bahwa Banyak Wide lahir di Besakih, Rendang, Bali.
Adapun versi ketiga disebutkan bahwa Banyak Wide lahir di Nangkaan, Ranu Pakis, Klakah Kab Lumajang.
Banyak Wide menurut beberapa sejarawan lahir pada tahun 1232 M. Perkiraan tersebut didasarkan pada Naskah Pararaton yang menyebutkan bahwa ketika Ekspedisi Pamalayu, Banyak Wide berusia 43 Tahun sementara ketika ia menjadi Adipati Sumenep berumur 37 Tahun.
Artikel Terkait
BKKBN Pusat Apresiasi Pj Gubernur Sumsel atas Penurunan Stunting Tercepat di Indonesia
Calvin Verdonk Sudah Resmi WNI, Begini kata Ketum PSSI Erick Thohir
Lomba Taring Tambang Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Dulu
Dimeriahkan Band Ibu Kota, KPUD Muara Enim Ajak Masyarakat Ramaikan Peluncuran Pilkada Muara Enim 2024
Undang Praktisi Pemilu, Bawaslu Muara Enim Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat
Pentas Seni Sekaligus Pelepasan Siswa/Siswi SMP Dan SMA Amania Betung yang Bertema Pemuda Hari Ini, Pemimpin Hari Esok Dihadiri Para Petinggi PALI
WOW.!!! Para Siswa dan Wali Rebutan Berfoto di Papan Ucapan Selamat Dai Bapak H. Asri Ag, SH, M.Si di Acara Pelepasan Siswa SMP SMA Amania Betung
Pelatih Timnas Irak Jesus Casas Tidak Ingin Meremehkan Timnas Indonesia di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Usai Dapat Mandat Dari PDIP, Giliran DPC PKB Rekomendasikan H Asri Ag Calon Bupati PALI 2024
Pemain Naturalisasi Anyar Calvin Verdonk Dipastikan Bermain saat Lawan Filipina