REKOMKITA - Portugis sebetulnya bangsa Eropa pertama yang menjajah Nusantara, Negara yang mula-mula dijajahnya adalah Malaka, Pasai (Aceh) dan Maluku.
Tidak lama selepas menjajah ketiga Negeri itu, Portugis dikroyok oleh alinasi Kerajaan-Kerajaan Nusantara, akibatnya dikemudian hari sedikit demi sedikit Kekuasaan Portugis di Nusantara habis, kecuali di Pulau Timor bagian Timur (Sekarang Timor Leste)
Kenapa Portugis begitu dibenci ? Jika di amati, ternyata cara Portugis menjajah ini sangat menjijihkan. Biasanya kalau berhasil menjajah mereka akan memurtadkan penduduknya. Bagi yang tidak mau murtad ya diusir.
Kalau bersekutu suka ingkar janji, sebagai contoh, Portugis melakukan persekutuan dengan beberapa Kerajaan Lokal, Seperti, Sunda, Aru, Makassar, dan beberap negeri di Semenanjung. Tapi giliran Sekutunya diserang lawan, Portugis tidak datang membantu malah lari, artinya memang Portugis ini tidak setia kepada sekutunya.
Masuk ke Gaya Penjajahan VOC Belanda Belandaini kalau menjajah tidak terlalu peduli dengan Agama yang dijajahnya, asal penduduk Setempat Punya Agama tekenal (Islam, Hindu, Budha) maka Belanda tidak akan memaksa penguasa taklukannya untuk murtad.
Baca Juga: Twitter Resmi Mengizinkan Pengguna Mengunggah Konten Maupun Grafis Bermuatan Pornografi
Belanda menjaga betul sekutunya, negeri-negeri yang Punya ikatan kerjasama dengan belanda atau Vazalnya maka betul-betul akan dijaganya habis-habisan, baik dari serangan musul lokal seperti pemberontakan para Pangeran atau juga kalau ada serangan dari Penjajah Eropa lainnya. Kesetia kawanan VOC Belanda memang tercatat tidak diragukan.
Belanda menjadikan Penguasa Lokal sebagai Mitra dalam bagi-bagi duit hasil jajahan, yang penting bagi Belanda cuma satu, penguasa tersebut nurut tidak banyak tingkah, maka hidupnya sama-sama makmur.
Karena tingkah Belanda kaya gini maka jangan heran ketika Belanda dikalahkan Perancis, kemudian Hindia Belanda dikuasai Prancis dan Inggris terjadi banyak pemberontakan. Baca masa Rafles dan Dendlles...!!!
Itu artinya orang Kita memang suka dengan gaya Penjajahan Belanda dibandingkan dengan gaya penjajahan orang Eropa lainnya, apakah itu Portugis, Prancis ataupun Inggris.
Artikel Terkait
Calvin Verdonk Sudah Resmi WNI, Begini kata Ketum PSSI Erick Thohir
Lomba Taring Tambang Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Dulu
Dimeriahkan Band Ibu Kota, KPUD Muara Enim Ajak Masyarakat Ramaikan Peluncuran Pilkada Muara Enim 2024
Undang Praktisi Pemilu, Bawaslu Muara Enim Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Masyarakat
Pentas Seni Sekaligus Pelepasan Siswa/Siswi SMP Dan SMA Amania Betung yang Bertema Pemuda Hari Ini, Pemimpin Hari Esok Dihadiri Para Petinggi PALI
WOW.!!! Para Siswa dan Wali Rebutan Berfoto di Papan Ucapan Selamat Dai Bapak H. Asri Ag, SH, M.Si di Acara Pelepasan Siswa SMP SMA Amania Betung
Pelatih Timnas Irak Jesus Casas Tidak Ingin Meremehkan Timnas Indonesia di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Usai Dapat Mandat Dari PDIP, Giliran DPC PKB Rekomendasikan H Asri Ag Calon Bupati PALI 2024
Pemain Naturalisasi Anyar Calvin Verdonk Dipastikan Bermain saat Lawan Filipina
Aria Wijaya Melenggang Menjadi Raja Dengan Memprofokatori Jayakatwang Untuk Membrontak Singasari