Sunda Sebagai Bawahan Kesultanan Mataram

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Rabu, 26 Juni 2024 | 17:50 WIB
Kesultanan Mataram (Sejarah Umum)
Kesultanan Mataram (Sejarah Umum)

Selepas kekalahan telak Pajajaran oleh Banten pada 1579 sehingga menyebabkan Pajajaran Runtuh. Maka daerah bekas Wilayah Pajajaran yang tersisa (Belum ditaklukan) membentuk federasi dengan Sumedang Larang sebagai Pusatnya. 

Perilaku Negeri-negeri bekas Pajajaran yang membentuk alinasi kekutan baru tersebut jelas membuat marah Banten, sebab sebagai pemenang perang seyogyanya seluruh wilayah Pajajaran tunduk kepada Banten.

Sebetulnya, Banten kala itu bisa saja menyerang Sumedang, hanya saja Banten masih segan terhadap Cirebon, mengingat Raja Sumedang kala itu (Prabu Geusan Ulun Angkawijaya) merupakan keturunan Pangeran Santri yang tak lain merupakan Ulama sekaligus darah biru dari Cirebon yang mempunyai kekerabatan dengan Banten, karena itu Banten pada mulanya menahan diri untuk menyerang Sumedang. 

Namun, Sumedang Larang rupanya makin menjadi-jadi,, Prabu Geusan Ulun rupanya memutus tali kekerabatan dengan Cirebon dan mencoreng hubungan baik yang sudah terbina. Raja Sumedang itu membuat gara-gara dengan membawa lari selir Sultan Cirebon (Harisbaya). 

Selepas peristiwa itu, maka Cirebon dan Bantenpun resmi menjadi musuh Sumedang Larang. Perang kemudian berkecamuk lagi. Tujuan Banten dan Cirebon dalam perang ini jelas, menaklukan seluruh bekas Pajajaran dengan Sumedang sebagai Pusatnya.

Selama tiga tahun peperangan, utamanya selepas wafatnya Jaya Perkasa, Sumedang mulai gentar, mereka takut Negerinya akan bernasib sama seperti Pajajaran. Maka pilihan yang paling masuk akal bagi Raja Sumedang kala itu adalah meminta bantuan Mataram. 

Kelak Mataramlah yang menjadi Pelindung Sumedang Larang, kemudian hari Sumedang dijadikan sebagai Negara bawahan Mataram, Raja-Raja Sumedang yang dahulunya bergelar Prabu kemudian diganti menjadi Adipati.

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X