Kisah Perjuangan Soimah, Anak Nelayan yang Jadi Artis Terkenal.

Photo Author
Sudirga Mandala, Rekomkita
- Minggu, 30 Juni 2024 | 13:14 WIB
Soimah Pancawati (IG Soimah Pancawati)
Soimah Pancawati (IG Soimah Pancawati)

REKOMKITA - Kisah perjuangan Soimah dari Anak seorang  nelayan dan seiring menjual ikan yang jadi artis terkenal.

Perjalanan karier penyanyi serba bisa Soimah Pancawati tidaklah mudah. Ia dikenal memulai kariernya yang merintis dari bawah.

Bahkan, Soimah sampai harus melakukan pekerjaan apapun, bahkan pekerjaan kasar demi membantu perekonomian keluarga.

Soimah tidak pernah malu dengan latar belakangnya yang berasal dari desa. Hal terpenting saat ia memulai karier adalah fokus pada bakatnya demi menjadi pekerja seni.

“Saya pikirnya tetap berkesenian toh kalau enggak laku balik ke kampung. Saya mau yang praktis tidak diribetkan bakal laku atau tidak,” kata Soimah saat melakukan live Instagram di Instagram @arcana.putu.

Salah satu alasan Soimah tidak pernah malu dengan dirinya yang berasal dari desa adalah karena keluarga, terutama orangtua.

Baca Juga: Prilly Latuconsina yang Tidak Pernah Menolak Ajakan Foto Dari Fans

“Mungkin yang pertama dulu karena tiap hari itu hidungnya selalu mencium bau amis, nyium bau ikan, itu senang banget,” kata dia.

“Yang kedua saya ingat masa lalu aja, masa prihatin saya, orangtua ngasih makan dengan rezeki jadi nelayan,” ujar Soimah lagi.

Itu sebabnya sampai saat ini, Soimah tidak pernah melupakan perjuangan orangtua yang rela menjadi nelayan demi menghidupi keluarga.

“Untuk ngeleng-ngeleng (mengingat) lah bahwa orangtua saya ngasih makan saya hasil dari jual ikan,” kata Soimah.

Sangat berbeda dengan anak kecil pada umumnya yang masih ingin bermain, Soimah harus membantu keluarga dengan berjualan ikan dan es balok.

“Setiap hari tangan saya ini selalu bersentuhan dengan ikan, es balok, garam, terus alang-alang, daun kelapa buat alas, batang kelapa kayu-kayu untuk ngasap ikan,” kenangnya.

Tanpa mengeluh, keseharian itu Soimah lakoni tiap hari sampai membuat tangan kecilnya saat itu menjadi kasar.

Halaman:

Editor: Sudirga Mandala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kapolda Bangka Belitung Serius Berantas Geng Motor

Rabu, 15 Januari 2025 | 12:28 WIB

Terpopuler

X